"Instalasi pengolahan air itu diperkirakan bisa melayani 5.000 warga dapatkan air bersih, jadi tidak ada warga kekurangan dan berebut air bersih," ujar Haridsyah.
Otorita Ibu Kota Negara (OIKN) mengingatkan masyarakat Indonesia untuk menelusuri kebenaran informasi yang beredar, serta memperbanyak informasi.dan pengetahuan mengenai Kota Nusantara agar tidak mudah termakan hoaks (berita bohong).
Informasi yang menyebutkan warga dekat Kota Nusantara kekurangan dan berebut air bersih dengan pekerja tersebut bohong atau tidak benar, kata staf khusus Kepala OIKN Troy Pantouw, seperti yang disampaikan pejabat Pemerintahan Kecamatan Sepaku dan Kelurahan Sepaku.
"Tidak dipungkiri proses pembangunan juga akan berseliweran informasi bias, tidak proporsional dan tidak berdasarkan fakta, disayangkan media yang jadi pilar utama informasi publik malah menjadi aktor penyebar hoaks," demikian Troy Pantouw
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Indonesia Blokir Grok, Jadi Negara Pertama yang Larang Chatbot Kontroversial Elon Musk
Elon Musk Gempur AI dengan Pusat Data Rp336 Triliun di Mississippi
Departemen Keuangan Siap Ganti Rugi Tarif Trump, Tapi Prosesnya Bisa Tahan Bertahun-tahun
JPMorgan Siap Hidupkan Kembali Kantor Caracas, Menyambut Era Baru Minyak Venezuela