"Nah dia sudah sadar konsekuensinya. Dia memilih itu dan saya juga mengerti alasannya untuk bigger reason (alasan yang lebih besar)."
Menurut Aristo, kliennya tersebut merasa bahwa dia mau melihat bagaimana penegakan hukum dilakukan di Indonesia. Kedua, dia feelingnya adalah dia violated oleh seorang pejabat negara.
'Dan dia berharap ada instrumen untuk mengawasi itu. Yang ketiga dia mau memberikan contoh inspirasi agar orang jangan takut untuk hadapi ini ya," katanya.
Karena yang Cindra tuntut adalah keadilan untuk dirinya sendiri.
"Nah karena biger reason ini jadinya ya sudah dia made that decision dan kemudian sudah terexpose dan dia sudah siap dengan konsekuensinya," tutur Aristo.
Dirinya berharap, mudah-mudahan ada sisi positifnya. Sebagaimana diketahui, dalam sidang DKPP beberapa hari lalu, Hasyim Asy'ari akhirnya dipecat sebagai Ketua KPU.
Sumber: viva
Artikel Terkait
Prancis Resmi Tarik Seluruh Cadangan Emas dari New York ke Paris
Gubernur DKI Siapkan Beasiswa LPDP Khusus untuk Anak Betawi Berprestasi
Madura United Kalahkan Persik Kediri 2-1 dalam Laga Sengit di Gelora Bangkalan
Pemerintah Kaji Usulan Gibran Soal Hakim Ad Hoc untuk Kasus Andrie Yunus