"Badminton Asia, PBSI dan Panitia Penyelenggara turut berduka cita dan menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada orang tua Zhang, keluarga dan Asosiasi Bulutangkis China (CBA). Dunia bulutangkis kehilangan pemain berbakat," tulis pernyataan Badminton Asia.
Coba kalau Zhang Zhi Jie orang Palestina apakah akan lebih cepat penanganannya? https://t.co/FdxyyrX4WX
Aksi tim medis yang lambat dalam memberikan pertolongan mendapat sorotan warganet.
"Sorry nih medical teamnya itu benar-benar ada dokter / org kesehatan atau cuma oramg awam yang jadi volunteer? Memalukan sekali lihat penanganannya yang sangat-sangat lelet. Tindakan CPR (prosedur pertolongan pertama) juga tak ada sama sekali. Memalukan banget," tulisnya.
"Setelah liat video ini, tim medisnya patut disalahin deh? penanganan awal dari tim medis ketika datang pun gue ga paham mereka ngapain? Apa penanganannya udah tepat untuk orang yg collapse dan kejang-kejang?" komentar akun @ppassseo.
Sumber: inews
Artikel Terkait
Korea Utara Uji Coba Senjata Elektromagnetik dan Bom Serat Karbon dalam Ketegangan dengan Seoul
Timnas U-17 Hadapi Timor Leste di Pembuka Piala AFF, Tekanan Tinggi Usai Catatan Buruk
KAI Daop 1 Jakarta Tegas Akan Tindak Pelaku Buang Sampah Sembarangan di Stasiun
Kebijakan WFH ASN Turunkan Jumlah Penumpang LRT Jabodebek 10 Persen