Trump: Konflik dengan Iran Akan Segera Berakhir

- Jumat, 22 Mei 2026 | 11:30 WIB
Trump: Konflik dengan Iran Akan Segera Berakhir

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa konflik dengan Iran akan segera berakhir. Pernyataan itu disampaikan di tengah eskalasi militer yang dipicu oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu, yang kemudian meluas menjadi konflik besar di kawasan Timur Tengah hingga akhirnya Trump mengumumkan gencatan senjata pada 7 April.

“Konflik Iran akan segera berakhir, sesegera mungkin,” kata Trump dalam pernyataannya, Jumat (22/5/2026).

Sebelumnya, Trump menegaskan bahwa pemerintahannya bergerak cepat untuk mengakhiri perang melawan Iran. Menurut dia, Amerika Serikat yakin dapat menyudahi pertempuran tanpa harus mengorbankan tuntutan-tuntutan utama, termasuk penghentian program nuklir Iran. “Kita akan mengakhiri perang itu dengan sangat cepat. Mereka sangat ingin membuat kesepakatan, mereka sudah lelah dengan ini,” ujar Trump pada 20 Mei lalu.

Dalam kesempatan yang sama, Trump menyoroti kekuatan militer Amerika Serikat dan memuji operasi militer yang diberi nama sandi Epic Fury. Ia mengklaim bahwa serangan tersebut secara signifikan melumpuhkan kemampuan militer Iran. “Militer kita adalah yang terhebat di dunia… Kita telah menghancurkan Angkatan Laut mereka. Angkatan Udara mereka juga telah lenyap,” katanya.

Trump juga mengklaim bahwa sistem pertahanan udara Iran beserta seluruh material perangnya telah dilenyapkan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, mengungkapkan bahwa para pejabat Pakistan melakukan kunjungan ke Teheran pada Kamis (21/5/2026) untuk membantu mewujudkan kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. “Akan ada kunjungan, saya tahu. Saya yakin para pejabat Pakistan melakukan perjalanan ke Teheran, jadi mudah-mudahan itu akan ada kemajuan lebih lanjut. Keinginan (Trump) adalah mencapai kesepakatan yang baik,” kata Rubio.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar