Iran Klaim Siap Hadapi Perang, AS Ancang-ancang Opsi Keras

- Rabu, 14 Januari 2026 | 01:12 WIB
Iran Klaim Siap Hadapi Perang, AS Ancang-ancang Opsi Keras

Kesiapan militer Iran menghadapi kemungkinan perang ditegaskan kembali oleh pimpinannya. Mayor Jenderal Amir Hatami, dengan nada percaya diri, menyebut persiapan mereka sudah matang. Pelajaran berharga, katanya, datang dari bentrokan dengan Israel pada 2025 silam.

"Pengalaman yang unik dan khusus bagi angkatan bersenjata Iran," ujar Amir, seperti dikutip kantor berita Tasnim dan dilaporkan Al Jazeera, Rabu (14/1).

Menurutnya, tak banyak negara punya pengalaman langsung berhadapan dengan Israel sebuah rezim, dalam sebutannya, yang punya teknologi canggih dan sokongan penuh dari Barat. Pengalaman itulah yang kini membentuk strategi mereka.

Memang, situasi kala itu memanas. Israel diketahui menghancurkan beberapa pusat permukiman di Iran. Tidak tinggal diam, Iran membalas dengan serangan yang turut merusak sejumlah lokasi di wilayah Israel. Bahkan Amerika Serikat ikut campur, melancarkan serangan ke tiga target militer Iran.

Namun begitu, Hatami tampaknya tak gentar. Ia menegaskan kesiapan negaranya.

"Persiapan yang dilakukan selama enam bulan terakhir setelah perang 12 hari yang dipaksakan itu sepenuhnya memadai," tegasnya, untuk mengantisipasi segala ancaman yang mungkin datang dari Israel maupun Amerika Serikat.

Di sisi lain, dari Washington, nada yang berbeda justru terdengar. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan opsi yang "sangat keras". Tujuannya, untuk menghukum Iran atas apa yang ia sebut sebagai tindakan represif brutal terhadap para demonstran di dalam negeri.

Jadi, sementara satu pihak bicara soal pertahanan dan kesiapan tempur, pihak lain justru menyoroti isu hak asasi. Sebuah ketegangan yang kompleks, dan sayangnya, belum tampak ujung pangkalnya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar