Rumor Transfer Menguat: Andhika Ramadhani Dikabarkan Tinggalkan Persebaya Menuju Persik Kediri

- Kamis, 21 Mei 2026 | 10:30 WIB
Rumor Transfer Menguat: Andhika Ramadhani Dikabarkan Tinggalkan Persebaya Menuju Persik Kediri

Bursa transfer Super League 2026/2027 mulai memicu gejolak di tubuh Persebaya Surabaya. Di tengah kabar kedatangan kiper PSM Makassar, Reza Arya, nama Andhika Ramadhani justru santer dikabarkan akan meninggalkan Green Force. Penjaga gawang berusia 27 tahun itu disebut-sebut bakal berlabuh ke Persik Kediri pada musim depan, sebuah situasi yang langsung membelah sikap para pendukung setia, Bonek.

Spekulasi ini memicu reaksi besar di media sosial. Andhika Ramadhani bukanlah sekadar pelapis di bawah mistar Persebaya, melainkan salah satu pemain yang telah lama bertahan bersama Green Force. Rumor kepindahannya pertama kali ramai diperbincangkan setelah akun fanbase Persebaya, @psbynews, mengunggah kabar transfer yang mengaitkan sang kiper dengan Persik Kediri.

“RUMOURS TRANSFER. Andhika Ramadhani dikabarkan akan menjalani musim terakhirnya bersama Persebaya Surabaya musim ini. Dilansir dari akun X/Twitter @oscarbaadila, Andhika Ramadhani berpotensi melanjutkan karier bersama Persik Kediri untuk musim depan,” tulis akun fanbase tersebut.

Kabar itu langsung menjadi perhatian publik, terutama Bonek yang menilai Andhika masih memiliki peran penting di skuad. Ia diketahui sudah membela Persebaya sejak 26 September 2020 dan masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2026. Jika rumor ini benar terjadi, Persik Kediri diyakini bakal mendapatkan sosok penjaga gawang matang dengan pengalaman bermain cukup banyak di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Di usia 27 tahun, Andhika juga dinilai sedang berada dalam masa emas sebagai seorang kiper.

Selama berseragam Persebaya, Andhika Ramadhani telah tampil dalam 71 pertandingan di berbagai kompetisi. Dari total penampilannya, ia sukses mencatatkan 23 clean sheet dan kebobolan 76 gol. Statistik tersebut menunjukkan kontribusi pentingnya dalam menjaga pertahanan Green Force selama beberapa musim terakhir. Kiper dengan tinggi badan 1,84 meter itu juga sudah mengoleksi 5.628 menit bermain, baik saat dipercaya menjadi starter maupun ketika berperan sebagai pelapis utama. Selain itu, ia dikenal cukup disiplin dengan hanya menerima empat kartu kuning sepanjang kariernya bersama Green Force. Nilai pasarnya saat ini mencapai Rp3,04 miliar, menjadikannya salah satu penjaga gawang lokal dengan valuasi tinggi di kompetisi domestik.

Sementara itu, di saat rumor kepergian Andhika menguat, nama Reza Arya dari PSM Makassar justru semakin sering dikaitkan dengan Persebaya. Sebagian Bonek mulai menduga manajemen tengah menyiapkan suksesor untuk posisi pelapis Ernando Ari. “Reza in,” tulis salah satu Bonek di media sosial. “Kalo Andhika jadi out apakah penggantinya Reza Arya? hmm menarik,” tulis komentar lainnya. Tidak hanya Reza Arya, beberapa nama lain seperti Hilmansyah hingga kiper Persis Solo juga ikut masuk dalam diskusi suporter. “Pokok e ganti e Reza Arya, Hilmansyah ato kipere Persis Solo gpp Mergo lebih apik teko Andhika,” tulis salah satu Bonek.

Meski demikian, banyak pula Bonek yang berharap Andhika tetap dipertahankan. Pengalamannya dianggap masih sangat penting untuk menjaga kedalaman skuad Persebaya. “Ojo lah, backup e Ernando seng setara mung Cak Dik,” tulis salah satu suporter.

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Persebaya Surabaya maupun Persik Kediri terkait rumor transfer Andhika Ramadhani. Situasi tersebut membuat spekulasi di kalangan suporter terus berkembang menjelang dibukanya bursa transfer musim baru. Persik Kediri memang membutuhkan tambahan kekuatan di sektor penjaga gawang untuk menghadapi persaingan ketat musim depan. Sementara itu, Persebaya juga harus berhitung matang terkait komposisi kiper mereka agar tetap kompetitif sepanjang kompetisi. Dengan pengalaman 71 pertandingan dan 23 clean sheet, Andhika Ramadhani masih menjadi salah satu aset penting bagi Green Force. Kini publik hanya tinggal menunggu apakah rumor transfer tersebut benar-benar akan terwujud atau hanya menjadi bagian dari panasnya bursa transfer Super League 2026/2027.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar