IHSG Anjlok 3,46% ke Level 6.370, Saham LCKM Justru Melonjak 34%

- Selasa, 19 Mei 2026 | 17:01 WIB
IHSG Anjlok 3,46% ke Level 6.370, Saham LCKM Justru Melonjak 34%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan Selasa, 19 Mei 2026, dengan posisi di level 6.370. Pelemahan mencapai 3,46 persen atau setara dengan penurunan 228,56 poin, sementara total transaksi di pasar reguler tercatat sebesar Rp22,19 triliun. Di tengah tekanan tersebut, sejumlah saham justru mencatatkan penguatan signifikan dan masuk dalam jajaran top gainer.

Puncak daftar saham dengan kenaikan tertinggi ditempati oleh PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) yang melonjak 33,93 persen ke harga Rp150 per unit. Posisi kedua diraih oleh PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) yang menguat 24,48 persen menjadi Rp600 per saham. Sementara itu, PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) berada di urutan ketiga dengan kenaikan 15,42 persen ke level Rp464 per saham.

Pada posisi keempat, PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) mencatatkan penguatan sebesar 12,96 persen dan ditutup di harga Rp1.390 per saham. Disusul oleh PT Chitose International Tbk (CINT) yang naik 9,29 persen menjadi Rp200 per unit. Rentang kenaikan harga pada sepuluh saham teratas cukup lebar, mulai dari 7 persen hingga nyaris 34 persen.

Berikutnya, posisi keenam ditempati oleh PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) yang menguat 9,06 persen, diikuti PT Tira Austenite Tbk (TIRA) dengan kenaikan 9,02 persen. PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) naik 8,30 persen, sementara PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) menguat 8,19 persen. Melengkapi jajaran sepuluh besar, PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) tercatat naik 7,69 persen.

Di sisi lain, mayoritas saham justru tertekan dan ditutup di area merah. Sepuluh saham dengan penurunan terdalam atau top loser pada hari itu meliputi DSNG, ELPI, TAPG, ICON, DFAM, MGNA, RLCO, BAIK, COCO, dan GSMF. Rentang penurunan saham-saham tersebut tergolong sempit, yakni antara 14,84 persen hingga 15 persen.

Sementara itu, dari sisi nilai transaksi, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memimpin jajaran top value dengan total transaksi mencapai Rp1,75 triliun. Disusul oleh PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang mencatatkan nilai transaksi Rp1,27 triliun, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan Rp1,11 triliun. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) berada di urutan keempat dengan transaksi Rp993 miliar, disusul PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sebesar Rp797 miliar. Dari kelima saham dengan nilai transaksi tertinggi tersebut, seluruhnya mengalami penurunan harga, kecuali BMRI yang ditutup tanpa perubahan.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar