XPENG Kuasai 90,1% Saham Pabrik Perakitan di Indonesia, Erajaya Hanya Pegang 9,9%

- Senin, 18 Mei 2026 | 15:30 WIB
XPENG Kuasai 90,1% Saham Pabrik Perakitan di Indonesia, Erajaya Hanya Pegang 9,9%

PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) resmi mengalihkan kendali atas bisnis manufaktur dan perakitan kendaraan listrik kepada XPENG, sebuah langkah strategis yang ditempuh untuk memperkuat kerja sama di industri kendaraan listrik nasional. Perusahaan yang sebelumnya memegang penuh kendali atas PT Era Industri Otomotif (EIDO) entitas yang menangani produksi dan perakitan kendaraan listrik merek XPENG kini hanya memiliki porsi minoritas.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima, XPENG International Limited resmi menjadi pengendali penuh EIDO setelah terjadi perubahan struktur kepemilikan saham. Porsi kepemilikan ERAL di EIDO yang sebelumnya mencapai 99,99 persen kini menyusut drastis menjadi hanya 9,9 persen. Sebaliknya, XPENG menguasai 90,1 persen saham perusahaan tersebut. Perubahan ini juga berdampak pada posisi Komisaris Utama ERAL, Budiarto Halim, yang tidak lagi tercatat sebagai pemegang saham di EIDO.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Perjanjian Jual Beli Saham antara ERAL dan XPENG, dan secara resmi telah disahkan oleh Menteri Hukum pada 13 Mei 2026. Corporate Secretary ERAL, Badar Teguh Mancik Alam, menegaskan bahwa peralihan kendali ini tidak berdampak material terhadap operasional perusahaan secara keseluruhan.

"Perubahan kepemilikan hanya terjadi pada level manufaktur melalui EIDO, entitas yang fokus pada kegiatan manufaktur dan perakitan kendaraan listrik di Indonesia. Dalam struktur tersebut, XPENG menjadi pemegang saham mayoritas pada EIDO," ujarnya dalam keterbukaan informasi, Senin (18/5/2026).

Di sisi lain, aktivitas distribusi, penjualan, dan layanan purna jual kendaraan listrik XPENG tetap dijalankan sepenuhnya oleh ERAL melalui dua entitas lainnya, yaitu PT Era Inovasi Otomotif (EIVO) dan PT Era Dealer Otomotif (EDOO). Dengan demikian, peran ERAL dalam rantai bisnis kendaraan listrik XPENG di Indonesia masih berlanjut, meskipun tidak lagi menguasai sisi produksi.

Perseroan memandang langkah ini sebagai bagian dari penguatan kolaborasi strategis jangka panjang antara Erajaya Active Lifestyle dan XPENG. Tujuannya adalah untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, terutama dari sisi kapabilitas manufaktur dan perakitan.

"Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kapabilitas pada aspek manufaktur dan perakitan kendaraan listrik, sekaligus mendukung fokus ekspansi dan pengembangan solusi mobilitas cerdas yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat Indonesia," kata Badar.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar