Pemerintah Gelar Sidang Isbat Idul Adha 2026, BRIN Prediksi Seragam dengan Muhammadiyah

- Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:45 WIB
Pemerintah Gelar Sidang Isbat Idul Adha 2026, BRIN Prediksi Seragam dengan Muhammadiyah

Pemerintah Indonesia akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal bulan Zulhijah 1447 Hijriah pada Minggu, 17 Mei 2026, yang secara langsung akan menentukan jatuhnya Hari Raya Idul Adha 2026. Sidang yang digelar di Auditorium HM Rasjidi, Jakarta Pusat, mulai pukul 16.00 WIB itu menjadi penanda dimulainya rangkaian ibadah haji dan hari raya kurban bagi umat Islam di Tanah Air.

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama telah merilis rangkaian acara sidang yang dimulai dengan seminar posisi hilal, laporan hasil rukyat, hingga sidang isbat itu sendiri. Setelah seluruh proses selesai, pemerintah akan menggelar konferensi pers untuk mengumumkan secara resmi tanggal 1 Zulhijah sekaligus Idul Adha 2026.

Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada Senin Kliwon, 18 Mei 2026 M. Berdasarkan Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia itu menempatkan Hari Arafah pada 26 Mei dan Idul Adha pada Rabu Wage, 27 Mei 2026.

Di sisi lain, peneliti Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memprediksi Idul Adha tahun ini berpotensi besar dirayakan secara serentak di Indonesia. Menurutnya, posisi hilal pada 17 Mei 2026 saat Magrib sudah cukup tinggi di seluruh wilayah Indonesia dan hampir di seluruh dunia.

“Insyaallah Idul Adha 1447 H seragam,” kata Thomas kepada wartawan, Rabu (13/5/2026).

Thomas menjelaskan, berdasarkan perhitungan astronomi, kriteria penetapan awal Zulhijah yang digunakan Muhammadiyah, pemerintah melalui kriteria MABIMS, dan Arab Saudi dengan sistem Ummul Quro diperkirakan sama-sama terpenuhi. “Maka awal Zulhijah 1447 sama dengan 18 Mei 2026, dan Idul Adha 27 Mei 2026,” ujarnya.

Meski demikian, Thomas menegaskan bahwa kepastian tetap menunggu hasil sidang isbat pemerintah. “Kepastiannya, kita tunggu keputusan pemerintah setelah sidang isbat,” katanya. Namun ia menilai kemungkinan perubahan tanggal sangat kecil. “Kemungkinan besar tidak berubah,” tuturnya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar