Nasib Sergio Castel di Persib Bandung masih menjadi teka-teki. Meski belum sekalipun mencetak gol untuk Maung Bandung, striker asal Spanyol itu justru menjadi rebutan sejumlah klub, baik dari Liga Super Indonesia maupun kompetisi Eropa.
Persik Kediri disebut-sebut sebagai klub terdepan yang berniat memboyong Castel pada bursa transfer mendatang. Tak hanya dari dalam negeri, kabar ketertarikan juga datang dari AEK Larnaca, klub asal Siprus yang dikabarkan ingin memulangkan sang pemain ke pentas Eropa. Situasi ini menarik perhatian publik sepak bola nasional, mengingat performa Castel bersama Persib sejauh ini belum sesuai ekspektasi Bobotoh.
Rumor kepindahan Castel ke Persik Kediri pertama kali mencuat melalui unggahan akun Instagram @gosball pada Jumat, 15 Mei 2026. Dalam unggahan tersebut, Persik disebut sudah lama memantau striker berusia 31 tahun itu, bahkan sebelum ia bergabung dengan Persib Bandung.
“Sergio Castel (31 tahun) akan bergabung dengan Persik Kediri musim depan,” tulis akun tersebut. “Sebelum gabung ke Persib pada paruh musim, Castel memang sempat jadi incaran Persik Kediri,” lanjut keterangan itu.
Ketertarikan Persik dinilai cukup masuk akal. Klub berjuluk Macan Putih itu memang membutuhkan tambahan amunisi di lini depan untuk meningkatkan produktivitas gol musim depan. Pengalaman Castel di berbagai kompetisi Asia dan Eropa dianggap bisa menjadi nilai tambah bagi skuad Persik Kediri.
Sementara itu, Castel juga dikabarkan masuk radar klub besar asal Siprus. Informasi tersebut dibocorkan media asing Meridiansports yang mengutip laporan dari Instagram @diasporafutbol. Dalam laporan itu disebutkan bahwa Castel berpotensi bergabung dengan AEK Larnaca.
“Sergio Castel akan bergabung dengan klub besar Siprus!” tulis laporan tersebut. “Situs Spanyol diasporafutbol melaporkan bahwa Sergio Castel akan bergabung dengan AEK. Perlu diingat bahwa penyerang asal Spanyol ini sebelumnya juga pernah bermain di pulau kami bersama Anorthosis dan Apollon,” lanjut keterangan itu.
Rumor tersebut cukup realistis mengingat Castel memang pernah berkarier di Liga Siprus bersama Anorthosis Famagusta dan Apollon Limassol. Bahkan, performanya di Siprus tergolong cukup impresif.
Sejak didatangkan Persib Bandung pada 5 Februari 2026, Castel belum mampu menunjukkan ketajamannya. Hingga kini, striker kelahiran Las Rozas, Spanyol, itu masih belum mencetak gol untuk Maung Bandung. Salah satu penyebabnya adalah minimnya menit bermain yang diberikan pelatih Bojan Hodak. Dalam enam pertandingan Liga Super musim ini, Castel hanya mengumpulkan total sekitar 60 menit bermain.
Penampilan terlamanya terjadi saat menghadapi Persita Tangerang dengan durasi 26 menit. Sementara laga terakhirnya terjadi saat menghadapi Persija Jakarta pada 10 Mei 2026, ketika ia bermain selama 15 menit tanpa mencetak gol maupun assist. Minimnya kesempatan tampil membuat banyak pihak menilai Castel belum benar-benar mendapat peluang ideal untuk menunjukkan kualitas terbaiknya.
Meski belum bersinar di Persib, Castel sebenarnya memiliki pengalaman cukup panjang di sepak bola Asia. Saat membela Anorthosis Famagusta, ia tampil tajam dengan torehan 16 gol dan lima assist dari 35 pertandingan. Sedangkan bersama Apollon Limassol, Castel mencatat tiga gol dari 15 pertandingan. Ia juga sempat bermain di India bersama Jamshedpur FC dan tampil cukup produktif dengan tujuh gol dari 11 laga. Pengalaman tersebut membuat Castel tetap dianggap sebagai striker yang memiliki kualitas, meski belum mampu tampil maksimal di Persib Bandung.
Artikel Terkait
Wamendagri Desak Kepala Daerah Turun ke Lapangan untuk Kendalikan Inflasi Pangan
Ibu Rumah Tangga sebagai Menteri Keuangan Keluarga: Strategi Jitu Mengelola Uang Belanja di Tengah Harga Kebutuhan Pokok yang Terus Naik
Kecelakaan Beruntun di JORR Tewaskan Dua Orang, Truk Tabrak Pikap yang Sedang Bantu Perbaikan Ban
Pelaporan Aktivis-Akademisi Dinilai Cermin Kegelisahan Pemerintah di Balik Tingginya Angka Kepuasan Survei