Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026), untuk menjalani sidang pembacaan tuntutan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook.
Nadiem yang kini berstatus tahanan rumah tampak mengenakan gelang pemantau elektronik di pergelangan kakinya. Alat tersebut dipasang untuk memastikan kepatuhan selama masa perawatan medis menjelang operasi yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu malam.
“Walaupun saya langsung operasi di rumah sakit. Jadi, ya apa pun yang akan terjadi hari ini, ya saya hadapi saja,” ujar Nadiem kepada wartawan di lokasi.
Peralihan status menjadi tahanan rumah telah berlaku sejak Selasa (12/5/2026). Langkah ini diambil agar Nadiem dapat berada di lingkungan steril untuk mencegah risiko reinfeksi sebelum tindakan operasi medis. Ia menegaskan bahwa alat detektor tersebut wajib dikenakan selama 24 jam dan hanya diperbolehkan meninggalkan rumah untuk keperluan persidangan atau perawatan di rumah sakit.
“Hanya boleh di rumah saja, tidak boleh ke mana-mana kecuali untuk sidang atau perawatan di rumah sakit. Alat ini (detektor) dipakai 24 jam, tidak bisa dilepas,” jelas Nadiem.
Di sisi lain, Nadiem mengungkapkan rasa syok atas vonis empat tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim kepada mantan tenaga konsultannya, Ibrahim Arief alias Ibam, pada hari sebelumnya. Ia menyayangkan putusan tersebut karena menilai Ibam tidak bersalah. Nadiem juga menyoroti adanya perbedaan pendapat atau dissenting opinion dari dua hakim yang menyatakan bahwa Ibam seharusnya dibebaskan.
“Sangat menyedihkan buat saya, orang yang sama sekali tidak bersalah bisa divonis 4 tahun,” kata Nadiem.
Dalam sidang agenda tuntutan kali ini, Nadiem memilih untuk tidak memberikan pernyataan pembelaan dan hanya akan mendengarkan pembacaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Ia berharap tuntutan yang disusun JPU bersandar sepenuhnya pada fakta-fakta yang telah terungkap selama proses persidangan berlangsung.
Artikel Terkait
Perusahaan China Incar Peluang Besar di Balik Target PLTS 100 GW Indonesia, Soroti Kebutuhan Teknologi Penyimpanan Energi
Presiden Prabowo Resmikan RSUD Lampung Barat dan Buka Munas Hipmi 2026 di Lampung
Investor China dan Hong Kong Dilarang Ikut IPO SpaceX, Alihkan Buruan ke Saham Terkait
Ekonom: RI Tak Akan Ulangi Krisis 1998, Tantangan Kini Bergeser ke Daya Beli Kelas Menengah