Latihan Militer ASN Komcad Ditutup, MenPAN-RB Sebut Program Perkuat Karakter dan Disiplin Pegawai

- Jumat, 05 Juni 2026 | 18:35 WIB
Latihan Militer ASN Komcad Ditutup, MenPAN-RB Sebut Program Perkuat Karakter dan Disiplin Pegawai

Latihan Dasar Militer (Latsarmil) bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tergabung dalam Komponen Cadangan (Komcad) Gelombang I Tahun 2026 resmi ditutup. Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Lanud Halim Perdanakusuma, menandai rampungnya rangkaian pembentukan fisik dan mental bagi para peserta.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Rini Widyantini, menegaskan bahwa pelatihan ini bukanlah sekadar kegiatan fisik semata. Lebih dari itu, program ini merupakan investasi strategis untuk memperkuat karakter sumber daya manusia aparatur negara. Menurutnya, nilai-nilai yang ditempa selama pelatihan, seperti disiplin dan kerja sama tim, memiliki relevansi langsung dengan tugas sehari-hari ASN sebagai pelayan masyarakat.

“Disiplin, kemampuan bekerja sama, dan ketangguhan yang ditempa akan dibawa kembali ke instansi, sehingga peserta dapat bekerja lebih efektif dan produktif,” ungkap Rini dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6/2026).

Sementara itu, keikutsertaan ASN dalam Komcad diatur dalam Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 27 Tahun 2021. Regulasi tersebut mengatur peran serta pegawai ASN sebagai Komponen Cadangan dalam mendukung upaya pertahanan negara. Rini menekankan bahwa kebijakan ini tidak bersifat memaksa dan partisipasi sepenuhnya didasarkan pada kesukarelaan.

“Sejak awal, semangat kebijakan ini bersifat mendorong partisipasi secara aktif secara sukarela, bukan memaksa, dan ditujukan sebagai wujud penguatan nilai loyal dalam core values ASN BerAKHLAK,” tegas Rini.

Ia menambahkan bahwa ASN tidak otomatis menjadi anggota Komcad. Setiap pegawai yang berminat harus mendaftar secara sukarela dan memenuhi persyaratan tertentu yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan. Personel Komcad sendiri memiliki dua skema tugas. Pada masa tidak aktif, mereka kembali menjalankan profesi dan tugas sehari-hari seperti biasa. Namun, pada masa aktif, mereka akan dipanggil dan diaktivasi untuk melaksanakan tugas di bidang pertahanan negara.

Dari sisi manajemen ASN, partisipasi dalam Komcad dipandang sebagai bagian dari pengembangan kompetensi dan profesionalitas aparatur. Program ini sekaligus menjadi kontribusi nyata ASN dalam memperkuat ketahanan nasional sesuai dengan peran dan kapasitas masing-masing. Agar pelayanan publik tidak terganggu, partisipasi ASN dalam Komcad direncanakan dengan cermat dengan memperhatikan keberlanjutan birokrasi. Pimpinan instansi memegang peran penting dalam mengatur distribusi pekerjaan selama anggotanya menjalani masa aktif.

Di akhir pernyataannya, Rini mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan penuh dedikasi. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertahanan dan TNI yang telah membina para peserta hingga membentuk aparatur yang semakin tangguh.

“Secara keseluruhan, program ini adalah bagian dari ikhtiar membangun ASN yang berkarakter. ASN yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki disiplin, ketangguhan, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” pungkas Rini.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar