Negara adidaya itu mengenakan tarif pajak yang jauh lebih rendah kepada penduduknya, sehingga konsekuensinnya masyarakat harus membayar berbagai fasilitas dasar dengan biaya lebih tinggi.
"Makanya inflasinya tinggi banget. The most expensive university fee itu di Amerika Serikat," ujar dia.
Sri Mulyani pun menyimpulkan, kehadiran pemerintah di suatu negara tidak bisa "gratis". Diperlukan biaya, berupa pendapatan negara, yang lebih besar agar pemerintah mampu memberikan fasilitas lebih besar kepada masyarakat.
"Negara hadir dan hadirnya itu ditopang dengan APBN, we have to collect more, spend better, dan jaga risiko pembiayaannya," ucap Sri Mulyani.
Sumber: kompas
Artikel Terkait
Gubernur DKI Instruksikan Satpol PP dan Polisi Tindak Tegas Pelanggar Lalu Lintas
Korlantas Siapkan 10 Ruas Tol Baru untuk Antisipasi Kemacetan Mudik 2026
Polri Serahkan Rp58,18 Miliar Hasil Eksekusi Aset Judi Online ke Kas Negara
Kemenhub Buka Pendaftaran Gratis Angkutan Motor Kereta Api untuk Mudik Lebaran 2026