Susno Duadji juga menyoroti sketsa yang ditampilkan Polda Jawa Barat pada ketiga DPO beberapa waktu lalu di akun Instagram resminya. Menurutnya, sketsa seharusnya tidak diperlukan dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon. Karena identitas pelaku sudah dikantongi oleh kepolisian.
"Tidak perlu sketsa, sketsa itu orang yang tidak jelas wajahnya dan tidak jelas identitasnya, baru dibikin sketsa," tuturnya.
Susno Duadji mengakui bahwa kasus pembunuhan Vina dan Eky yang terjadi di Cirebon pada 27 Agustus 2016 silam dilakukan dengan sangat keji. Dia pun berharap kasus tersebut dapat diungkap secara tuntas dan semua pelaku harus mendapat hukuman yang setimpal atas perbuatannya.
"2 korban meninggal dan pembunuhannya sadis sekali. Kita tidak rela kalau pelaku yang benar bebas. Dan jangan juga menghukum orang yang tidak bersalah," tuturnya.
"Memangnya orang yang gak bersalah bisa dihukum?," ujar Deddy Corbuzier melayangkan pertanyaan merespons pernyataan Susno Duadji.
"Bisa, apa yang nggak bisa di republik ini? Yang sulit justru menghukum orang yang bersalah kali ya," jawabnya
Sumber: jawapos
Artikel Terkait
Polisi Siap Panggil Dua Saksi Kasus Pandji Pragiwaksono
Pandji dan Batas Humor: Ketika Lelucon Menyentuh Tubuh
Gol Bunuh Diri di Menit Akir Antarkan Vietnam U-23 ke Ambang Perempatfinal
Suzuki S-Presso Berubah Jadi Mini Jimny, Pedagang Bali Pasang Harga Rp 188 Juta