Pasukan Israel Blokir Jalan dan Lempar Batu ke Kendaraan Warga Palestina di Tepi Barat

- Senin, 27 April 2026 | 06:15 WIB
Pasukan Israel Blokir Jalan dan Lempar Batu ke Kendaraan Warga Palestina di Tepi Barat

Tepi Barat, Minggu 26 April 2026 suasana kembali memanas. Pasukan pendudukan Israel memblokir jalan utama di wilayah tengah Tepi Barat. Bukan cuma itu, mereka juga menyerang kendaraan warga Palestina dengan lemparan batu.

Menurut sumber yang dikutip Anadolu pada Senin, kejadian ini berlangsung di pintu masuk utama kota Deir Dibwan, timur Ramallah. Sekelompok pasukan menghentikan mobil-mobil yang lewat. Lalu, tanpa banyak bicara, mereka mulai melempari kendaraan dengan batu. Akibatnya, kaca beberapa mobil pecah berantakan.

Untungnya, tidak ada korban luka dalam insiden itu. Namun begitu, ini bukan kejadian tunggal. Di tempat lain, di pintu masuk utara kota Al-Bireh, kejadian serupa terulang. Pasukan Israel kembali melempari kendaraan Palestina dengan batu. Lagi-lagi, hanya kerusakan material yang dilaporkan, tanpa korban jiwa.

Menurut saksi lokal, para pasukan itu memposisikan diri di menara pengawas militer Israel. Dari atas sana, mereka dengan leluasa melempar batu ke mobil yang melintas. Sebuah pemandangan yang mungkin sudah biasa bagi warga setempat, tapi tetap saja memicu kemarahan.

Di sisi lain, sejak perang Gaza pecah pada Oktober 2023, serangan terhadap warga Palestina di Tepi Barat memang meningkat drastis. Tanah mereka, rumah mereka, semuanya jadi sasaran. Data dari Kementerian Kesehatan Palestina mencatat, setidaknya 16 warga Palestina tewas di Tepi Barat sejak awal tahun 2026 ini akibat serangan pasukan Israel.

Angka-angka lain juga tak kalah mencengangkan. Komisi Kolonisasi dan Perlawanan Tembok sebuah badan resmi merilis data bahwa selama bulan Maret saja, total ada 1.819 serangan. Rinciannya, 1.322 dilakukan oleh pasukan militer, dan 497 oleh pasukan pendudukan.

Kalau ditarik lebih jauh, sejak Oktober 2023 hingga kini, lebih dari 1.150 warga Palestina tewas di Tepi Barat. Ribuan lainnya luka-luka. Semua ini, menurut data resmi Palestina, akibat ulah pasukan militer Israel dan pasukan pendudukan. Sebuah kenyataan pahit yang terus berulang.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags