Brebes bakal jadi rumah bagi peternakan sapi perah terbesar. Raksasa ini digadang-gadang akan dibangun di atas lahan seluas 710 hektare, sebuah proyek ambisius dari Savoria Group yang berada di bawah naungan Djarum Group.
Lewat PT Global Dairi Bersama, mereka berencana menampung hingga 30 ribu ekor sapi. Bayangkan saja, dari sana nanti bisa dihasilkan sekitar 180 ribu ton susu setiap tahunnya. Angka yang fantastis.
CEO Savoria Group, Ihsan Mulia Putri, punya visi yang lebih dari sekadar produksi susu.
“Investasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan produksi susu di Jawa Tengah hingga dua kali lipat serta memperkuat kemitraan dengan peternak dalam ekosistem industri susu nasional,” jelasnya, Jumat lalu.
Dia menekankan, proyek ini dirancang sebagai kawasan terintegrasi. Jadi, fokusnya bukan cuma pada susu yang dihasilkan, tapi juga pada pemberdayaan peternak lokal. Aspek keberlanjutan jadi poin krusial, misalnya dengan mengolah limbah ternak menjadi pupuk organik untuk menggerakkan ekonomi sirkular di pedesaan.
Dampak ekonominya diperkirakan bakal menjalar ke mana-mana. Selain menyerap tenaga kerja langsung, proyek ini akan menggandeng ribuan petani untuk menyediakan hijauan pakan ternak sekitar 2.000 hektare per tahunnya, memberdayakan kurang lebih 5.000 petani.
Belum lagi program penggemukan pejantan. Dengan target 7.000 ekor per tahun, peluang kemitraan terbuka lebar bagi sekitar 8.000 peternak di Brebes dan sekitarnya.
Pemerintah pun menyambut baik langkah ini. Menurut Agung Suganda, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, investasi semacam ini selaras dengan strategi pemerintah mengejar swasembada pangan, khususnya untuk komoditas susu.
“Dengan adanya investasi ini diharapkan membawa dampak positif antara lain mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kualitas SDM, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara sosial di wilayah Kabupaten Brebes dan Provinsi Jawa Tengah,” kata Agung.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, juga tak ketinggalan. Dia menyatakan komitmen penuh pemerintah provinsi untuk mendukung percepatan investasi ini.
“Saya mendorong agar proses dapat segera dimulai, target produksi bisa tercapai paling lambat tahun 2027, dan jika memungkinkan, groundbreaking atau grand opening dapat dilakukan pada bulan Mei,” tegas Luthfi.
Dorongan ini memang mendesak. Data pemerintah menunjukkan kebutuhan susu nasional diprediksi melonjak hingga 8,5 juta ton pada 2029. Sayangnya, produksi dalam negeri kita sampai sekarang masih jauh dari kata cukup. Proyek di Brebes ini, oleh banyak pihak, diharapkan bisa menjadi salah satu jawabannya.
Artikel Terkait
Mendikti Siapkan Sinergi Nasional Tangani Kekerasan Seksual di Kampus
OpenAI Siapkan Dana Lebih dari US$20 Miliar untuk Amankan Akses Chip Cerebras
Gejolak Selat Hormuz Picu Waktu Kirim Bahan Baku Plastik Melonjak hingga 50 Hari
Bandara Changi Catat Rekor Penumpang Meski Penerbangan Timur Tengah Anjlok