Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air Usai Lawatan Bilateral ke Rusia dan Prancis

- Rabu, 15 April 2026 | 15:20 WIB
Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air Usai Lawatan Bilateral ke Rusia dan Prancis

Pesawat Garuda Indonesia dengan lambang merah-putih itu akhirnya mendarat juga di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (15/4/2026) siang. Tepat pukul 13.55 WIB, Presiden Prabowo Subianto dan rombongannya tiba di tanah air, mengakhiri lawatan kenegaraan yang cukup padat ke dua negara Eropa.

Dari tangga pesawat, Prabowo tampak keluar. Ia memakai topi biru dan setelan safari cokelat. Cuaca Jakarta yang terik siang itu sepertinya tak mengganggunya.

Di landasan, sudah menunggu sejumlah pejabat tinggi negara. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hadir langsung, bersama Mensesneg Prasetyo Hadi. Tak ketinggalan, Kepala BIN Muhammad Herindra, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga hadir dalam sambutan sederhana itu.

Presiden sempat mengobrol singkat dengan Gibran dan beberapa menteri. Percakapan yang berlangsung hanya beberapa menit itu terlihat cair. Setelah itu, ia segera meninggalkan Halim.

Lawatan ini, bagi Prabowo, dimulai dari Rusia pada Senin lalu. Di Moskow, agenda utamanya adalah bertemu Presiden Vladimir Putin. Pertemuan tingkat tinggi itu diadakan di dalam kompleks Istana Kremlin yang megah.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, memberi gambaran tentang durasi pertemuan yang luar biasa lama.

"Pertemuan kedua pemimpin berlangsung selama 5 jam. Diawali dua jam pertemuan bilateral, dilanjutkan dengan tiga jam pertemuan tertutup empat mata antara kedua pemimpin," kata Teddy.

Menurutnya, pembicaraan maraton itu membuahkan hasil. Beberapa kesepakatan penting berhasil dicapai.

“Peningkatan kerja sama di sektor ESDM jangka panjang, termasuk ketahanan energi migas dan hilirisasi,” ujar dia.

Tak cuma energi. Pembahasan juga merambah ke bidang lain seperti pendidikan, pengembangan teknologi, sektor pertanian, dan tentu saja investasi untuk industri dalam negeri.

Dari Moskow yang dingin, penerbangan dilanjutkan ke Paris. Prancis menjadi tujuan berikutnya. Di Istana Élysée, Presiden Emmanuel Macron yang menyambut. Hubungan keduanya memang sudah terjalin baik, sejak era Prabowo masih memimpin Kementerian Pertahanan.

Pertemuan dengan Macron fokus pada penguatan kolaborasi di berbagai sektor. Energi lagi-lagi jadi topik, ditambah dengan pendidikan, transformasi digital, dan tentu saja komitmen investasi ekonomi untuk jangka panjang.

Kini, semua agenda itu telah usai. Presiden telah kembali ke Jakarta, membawa sejumlah komitmen yang tentunya perlu ditindaklanjuti.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar