OpenAI Siapkan Dana Lebih dari US$20 Miliar untuk Amankan Akses Chip Cerebras

- Jumat, 17 April 2026 | 14:00 WIB
OpenAI Siapkan Dana Lebih dari US$20 Miliar untuk Amankan Akses Chip Cerebras

OpenAI siap menggelontorkan dana yang fantastis, lebih dari 20 miliar dolar AS, ke startup chip Cerebras. Rencananya, dana segar itu akan dikucurkan dalam jangka waktu tiga tahun ke depan. Tujuannya? Untuk mengamankan akses ke server-server bertenaga chip buatan Cerebras.

Menurut laporan dari The Information, kerja sama ini tak cuma soal uang. Ada kemungkinan OpenAI juga akan mendapat bagian kepemilikan saham di perusahaan chip tersebut. Sebuah langkah yang menunjukkan betapa eratnya kolaborasi ini.

Di sisi lain, langkah ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, tepatnya pada Januari lalu, OpenAI sudah sepakat membeli kapasitas komputasi dari Cerebras. Nilai kesepakatan awal itu disebut-sebut lebih dari 10 miliar dolar AS untuk jangka waktu tiga tahun. Nah, komitmen terbaru yang dilaporkan media ini nilainya dua kali lipat lebih besar. Cukup signifikan, bukan?

Semua ini dilakukan OpenAI bukan tanpa alasan. Tekanan di industri AI begitu besar. Mereka harus terus berlari, berinovasi, dan memastikan infrastruktur komputasi mereka mampu memenuhi permintaan yang melonjak. Apalagi untuk menjalankan proses inferensi saat model AI menghasilkan respons daya komputasi yang gila-gilaan mutlak diperlukan.

Perusahaan-perusahaan sekarang saling kejar untuk mengembangkan model penalaran. Mereka ingin aplikasi AI bisa diadopsi lebih luas lagi. Persaingannya ketat.

Lalu, bagaimana dengan detail kepemilikan sahamnya?

Berdasarkan kesepakatan, OpenAI akan menerima waran yang memungkinkan mereka memiliki saham minoritas di Cerebras. Besaran porsi kepemilikannya nanti akan disesuaikan, bergantung pada total pengeluaran yang benar-benar mereka kucurkan. Jadi, makin besar belanja, makin besar pula potensi kepemilikannya.

Reporter: Eugenia Siregar
Wahyu Dwi Anggoro

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar