Ikan sapu-sapu di perairan Jakarta kini jadi target utama pemprov. Alasannya jelas: ikan ini dianggap sebagai perusak ekosistem yang cukup serius. Tak cuma merusak tanggul, mereka juga menyisir habis sumber makanan yang seharusnya untuk ikan-ikan lokal.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan kekhawatirannya pada Selasa lalu (14/2/2026).
"Ikan sapu-sapu sangat merusak ekosistem perairan. Sebab selain merusak tanggul lingkungan, sapu-sapu juga menjadi predator yang menghabiskan makanan ikan lokal," tegas Pramono.
Menurutnya, dampak kehadiran ikan ini sudah benar-benar terasa. Karena itulah, dalam waktu dekat akan digelar rapat khusus untuk membahas penanganannya. Rencananya, seluruh wali kota di Jakarta kecuali tentu saja Kepulauan Seribu akan diundang untuk membahas strategi bersama.
Artikel Terkait
Pakar Hukum: Pernyataan Saiful Mujani Tak Penuhi Unsur Makar
Mantan Kepala BAIS TNI: Pernyataan Menjatuhkan Prabowo Bangkitkan Sensor Intelijen
Menteri Haji Tegaskan Negosiasi Tarif Penerbangan 2026, Batasi Kenaikan Rp1,7 Triliun
Bank Mega Syariah Raup Dana Rp709 Miliar dan 5.600 Rekening Baru di Ramadan 2026