JAKARTA – Ketegangan di kawasan Teluk tampaknya memasuki babak baru. Pakistan, dalam langkah yang cukup mencolok, baru saja mendepak pasukan dan sejumlah jet tempurnya ke Arab Saudi. Menurut keterangan resmi dari Kerajaan, kedatangan kontingen militer ini dimaksudkan untuk memperkuat keamanan negara mereka.
Personel dan pesawat tempur itu mendarat di Pangkalan Udara King Abdulaziz pada Sabtu lalu. Demikian siaran dari Kementerian Pertahanan Arab Saudi yang dikutip media.
“Pengerahan ini bertujuan meningkatkan koordinasi militer dan kesiapan operasional,” jelas pernyataan itu, seraya menambahkan bahwa langkah ini juga untuk mendukung stabilitas, baik di tingkat regional maupun internasional.
Latar belakangnya, ini bukan aksi spontan. Semua berangkat dari sebuah perjanjian kerja sama pertahanan yang diteken kedua negara pada September tahun lalu. Inti pakta itu keras: serangan terhadap salah satu pihak, akan dianggap sebagai serangan terhadap keduanya.
Nah, pengiriman bantuan militer ini terjadi dalam atmosfer yang cukup panas. Beberapa waktu sebelumnya, serangan yang diklaim berasal dari Iran menghantam infrastruktur energi Saudi dan menewaskan seorang warganya. Serangan itulah yang memicu kecaman keras dari berbagai pihak.
Artikel Terkait
Pakar Hukum: Pernyataan Saiful Mujani Tak Penuhi Unsur Makar
Mantan Kepala BAIS TNI: Pernyataan Menjatuhkan Prabowo Bangkitkan Sensor Intelijen
Menteri Haji Tegaskan Negosiasi Tarif Penerbangan 2026, Batasi Kenaikan Rp1,7 Triliun
Bank Mega Syariah Raup Dana Rp709 Miliar dan 5.600 Rekening Baru di Ramadan 2026