Mantan Panglima TNI itu juga tak lupa menyampaikan apresiasi. Dukungan Rusia, khususnya dalam proses aksesi Indonesia ke BRICS, disebutnya sebagai faktor kunci yang memperkuat posisi Indonesia di panggung global.
Soal progres, Prabowo mengaku puas. Hampir semua kesepakatan yang dibicarakan beberapa bulan lalu menunjukkan kemajuan pesat. Meski begitu, dia mengakui masih ada satu dua hal yang perlu dipacu. “Nanti akan saya tangani sendiri,” tuturnya singkat.
Namun begitu, pertemuan ini bukan cuma soal urusan dagang. Prabowo datang dengan misi lain: konsultasi strategis. Dalam pandangannya, geopolitik dunia sedang berubah cepat dan penuh ketidakpastian.
Ke depan, komitmennya jelas. Prabowo ingin kerja sama, terutama di pilar ekonomi dan energi, bisa dipererat lagi. Sinergi yang lebih kuat diharapkan membawa manfaat nyata bagi kedua bangsa. Pertemuan di ruang mewah Kremlin itu pun ditutup dengan harapan baru, meninggalkan sejumlah janji yang tinggal menunggu realisasi.
(Febrina Ratna Iskana)
Artikel Terkait
Apindo Peringatkan Kondisi Ketenagakerjaan Nasional Masuki Lampu Kuning
BI Proyeksikan Perlambatan Pertumbuhan Ritel Tahunan Maret 2026, Didorong Musim Ramadan
Industri Rumahan Zenith di Semarang Terbongkar, Oknum Polisi Diduga Terlibat
Infrastruktur Minim Hambat Laju Kendaraan Listrik di Sulsel