Hanya pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (recording date) per 22 April 2026 yang berhak menerimanya. Untuk itu, ada serangkaian jadwal pasar yang perlu diingat oleh para investor.
Di Pasar Reguler dan Negosiasi, masa cum dividend berakhir pada 20 April. Esok harinya, 21 April, saham akan diperdagangkan secara ex dividend. Sementara di Pasar Tunai, periode cum-nya lebih panjang satu hari, yakni sampai 22 April, baru kemudian ex dividend pada 23 April.
Intinya, bagi yang ingin mendapatkan hak dividen, pastikan kepemilikan saham sebelum tanggal ex-nya. Setelah itu, tinggal menunggu pencairan di awal Mei.
Langkah BRI ini, di satu sisi, menunjukkan komitmen kuat untuk memberikan imbal hasil langsung kepada pemegang saham. Di sisi lain, ini juga jadi sinyal positif mengenai kesehatan dan aliran kas perusahaan. Para investor pasti menyambutnya dengan senyum.
Artikel Terkait
Trump Ancam Kuba, Presiden Diaz-Canel Siapkan Perlawanan
Ekonomi Singapura Melambat di Kuartal I 2026, Konflik Timur Tengah Jadi Ancaman
Putin dan Prabowo Pererat Kerja Sama Strategis Rusia-Indonesia di Kremlin
Kebakaran Rumah Kos di Kemayoran Tewaskan Satu Orang