Brimob dan Perintis Presisi Amankan Tiga Pelaku Balap Liar di Malaka, Jakarta Timur

- Selasa, 14 April 2026 | 11:15 WIB
Brimob dan Perintis Presisi Amankan Tiga Pelaku Balap Liar di Malaka, Jakarta Timur

Dini hari yang sepi di kawasan Malaka, Jakarta Timur, tiba-tiba riuh oleh deru mesin motor. Tapi aksi balap liar itu tak berlangsung lama. Pasukan Brimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Presisi Pores Jakarta Timur bergerak cepat, menghentikan aksi yang kerap terjadi di Jalan Jenderal Polisi Soekanto itu. Hasilnya, tiga orang pelaku diamankan.

“Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita tiga unit sepeda motor yang digunakan dalam aksi tersebut,”

Keterangan itu disampaikan Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, Selasa (14/4/2026).

Ini bukan kali pertama. Patroli malam itu memang sengaja digelar menyusul laporan berulang soal balap liar di sejumlah titik rawan. Sejak malam, petugas sudah berkeliling ke lokasi-lokasi seperti Jalan Basuki Rahmat, Cipinang Muara Raya, hingga D.I Panjaitan. Situasi awalnya terpantau aman, tenang. Tapi kemudian, di Malaka, aktivitas ilegal itu kembali muncul.

Menurut Henik, fokus patroli sebenarnya lebih luas. Bukan cuma buat mengantisipasi balap liar, tapi juga mencegah tawuran atau kejahatan jalanan macam begal dan pencurian motor. “Situasi di beberapa titik terpantau aman dan kondusif sebelum akhirnya petugas menemukan aktivitas balap liar,” jelasnya.

Namun begitu, aksi balap liar ini tetap jadi perhatian serius. Dia menilai aksi itu berpotensi besar membahayakan keselamatan orang lain. Makanya, patroli akan terus ditingkatkan, terutama pada jam-jam kritis seperti malam hingga dini hari.

“Kami akan terus meningkatkan patroli dan penindakan terhadap segala bentuk gangguan kamtibmas, termasuk balap liar yang meresahkan dan membahayakan pengguna jalan lainnya,” tegas Henik.

Harapannya jelas: memberi efek jera. Sekaligus menciptakan rasa aman buat warga. Masyarakat pun diimbau untuk proaktif. Kalau lihat aktivitas mencurigakan, segera hubungi polisi melalui call center 110. Laporan dari warga, kata dia, sangat membantu agar penindakan bisa dilakukan lebih cepat.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar