Polisi Tangkap Ki Bedil, Perakit Senjata Ilegal Legendaris di Jawa Barat

- Selasa, 14 April 2026 | 04:15 WIB
Polisi Tangkap Ki Bedil, Perakit Senjata Ilegal Legendaris di Jawa Barat

JAKARTA – Setelah beraksi selama dua dekade, akhirnya sosok di balik bisnis senjata api ilegal di Jawa Barat berhasil dibekuk. Polisi membongkar identitasnya: TS, yang lebih dikenal dengan panggilan Ki Bedil. Keahlian pria ini dalam merakit senpi disebut-sebut sangat tinggi, jauh di atas rata-rata pembuat senjata ilegal biasa.

Kasat Resmob Bareskrim Polri, Kombes Arsya Khadafi, tak ragu menggambarkan kemampuan tersangka.

"Ahli membuat senpi, kemampuannya sangat advance buat senpi ilegal," ujarnya kepada awak media, Senin (13/4/2026).

Penangkapan Ki Bedil dan seorang pria lain berinisial AS ini bermula dari laporan warga. Informasi itu langsung ditindaklanjuti oleh tim Resmob. Arsya menegaskan, operasi ini digelar atas instruksi langsung Kabareskrim Polri, Komjen Syahardiantono.

"Harapannya, penangkapan Ki Bedil ini bisa turunkan tingkat kejahatan di masyarakat," kata Arsya. Ia menambahkan, penyidikan akan berjalan beriringan dengan Dit Tipidum Bareskrim.

Semua berawal dari sebuah warung nasi di Sumedang. Di Warung Nasi Ampera, Jalan Raya Cipacing, tim pertama kali menangkap AS. Pria ini diduga berperan sebagai perantara atau broker dalam transaksi senjata gelap.

Dari tangannya, polisi menyita barang bukti yang cukup mengerikan: satu unit pistol SIG Sauer P226 lengkap dengan magazen, satu unit sampel senjata laras panjang yang masih setengah jadi, dua butir peluru kaliber 22, plus jaket hitam dan sebuah tas pancing.

Pengakuan AS kemudian membawa petugas pada dua lokasi berbeda. Tim pertama menyisir rumah AS di Rancaekek Kulon, Bandung. Hasilnya luar biasa: mereka menemukan amunisi dalam jumlah besar. Berbagai kaliber peluru, proyektil, bahkan peralatan seperti mata bor semua diduga untuk kepentingan perakitan senjata.

Sementara itu, tim kedua bergerak ke Rancaekek Wetan. Di sanalah mereka menemukan sang empu, Ki Bedil. Pria yang didalangi sebagai perakit utama ini diamankan dengan barang bukti empat popor senjata laras panjang serta seperangkat alat rakit.

Kini, kedua tersangka dan barang bukti telah diamankan. Namun, pekerjaan polisi belum usai. Pengembangan masih terus dilakukan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang masih bergerak di balik layar. Setelah 20 tahun berkeliaran, bisnis gelap Ki Bedil akhirnya menemui jalan buntu.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar