Total, ada 32 orang yang diamankan. Mereka adalah pekerja harian, sopir, sampai kernet. Barang buktinya pun menggunung.
Solar ilegal yang berhasil diamankan mencapai 203.000 liter. Tapi bukan cuma itu. Polisi juga menyita sembilan unit Colt Diesel yang baknya sudah dimodifikasi jadi tangki tersembunyi. Lalu ada 237 tandon plastik berkapasitas seribu liter, tiga unit kapal KM Inka Mina I, II, dan KM Rizki yang diduga untuk distribusi laut, plus puluhan mesin pompa, selang, dan bahan kimia pemurni.
Helfi membeberkan angka kerugian yang fantastis.
Di sisi lain, ia juga mengimbau masyarakat. Jangan sampai terlibat atau membeli BBM ilegal. Bagi yang tahu ada praktek serupa, diminta segera hubungi Call Center Polri 110.
Operasi besar ini menunjukkan betapa maraknya praktik shadow economy di sektor energi. Dan polisi tampaknya belum akan berhenti.
Artikel Terkait
Lurah Kalisari Dinonaktifkan Diduga Kirim Foto Rekayasa AI Tanggapi Aduan Warga
BGN Tindak Tegas 362 Unit Layanan Gizi di Jawa, 41 Diantaranya dalam 5 Hari
Bareskrim Lacak Aset Tersangka Penipuan PT DSI untuk Restitusi Korban Rp2,4 Triliun
Mentan: Stok Beras Nasional Capai 5 Juta Ton, Tertinggi Sejak Indonesia Merdeka