Di sisi lain, kemudahan ini rupanya sejalan dengan tren yang sedang naik daun. Performa BRImo sendiri ternyata cukup gemilang. Hingga akhir 2025, jumlah penggunanya melesat jadi 45,9 juta user naik hampir 19% dari tahun sebelumnya. Angkanya memang besar. Tak cuma itu, nilai transaksinya sepanjang tahun lalu juga tembus Rp7.076,9 triliun, tumbuh lebih dari 26%.
Angka-angka itu bukan sekadar statistik. Itu mencerminkan satu hal: kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital BRI semakin menguat. BRImo kini bukan cuma alat bayar, tapi sudah jadi bagian dari gaya hidup. Orang makin nyaman bertransaksi digital, dan BRI berusaha menjawab itu dengan antarmuka yang ramah pengguna serta sistem keamanan berlapis.
Ke depan, bank ini berjanji akan terus mengembangkan fitur BRImo. Inovasi berkelanjutan itu diharapkan bisa memperkuat posisinya sebagai bank yang adaptif. Sekaligus, menjadi mitra yang bisa diandalkan masyarakat dalam berbagai momen kehidupan, termasuk mendukung langkah anak muda meraih pendidikan.
Jadi, buat para pejuang UTBK SNBT, mungkin satu hal yang tak perlu lagi dikhawatirkan adalah antrean pembayaran. Tinggal fokus saja belajar. Soal administrasi, serahkan pada beberapa ketuk di layar ponsel.
Artikel Terkait
Survei Internasional: Jakarta Jadi Kota Teraman Kedua di ASEAN
Presiden Prabowo Dijadwalkan Temui Putin di Rusia Besok, Bahas Energi dan Geopolitik
Ekspor Kendaraan Listrik China Tembus Rekor 349.000 Unit di Tengah Gejolak Harga Minyak
Gibran Soroti Kerugian Rp 9.000 Triliun Akibat Manipulasi Faktur Ekspor-Impor