Ia menyadari perlawanan akan sengit. Uang mereka banyak, alat yang digunakan bisa bermacam-macam. Tapi pesannya jelas: "Tidak gentar kita, rakyat bersama kita."
Di sisi lain, Prabowo juga menyempatkan diri memberi apresiasi. Ia berterima kasih kepada Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan atau Satgas PKH. Kerja keras merekalah yang berhasil menyelamatkan aset negara bernilai triliunan rupiah dari tangan-tangan yang tak bertanggung jawab.
Pidatonya ditutup dengan semangat perjuangan. "Kita tidak akan berhenti. Kita tidak akan gentar. Kita maju terus membela bangsa dan negara. Terima kasih, selamat berjuang. Saya hormat dengan pekerjaan kalian."
Dan kalimat penutupnya terdengar seperti sebuah ikrar: "Kita siap mati di atas jalan yang benar. Membela rakyat adalah pekerjaan yang sangat mulia."
Pesan itu menggantung di ruangan, meninggalkan kesan serius tentang pertarungan panjang yang masih harus dihadapi.
Artikel Terkait
Gibran Soroti Kerugian Rp 9.000 Triliun Akibat Manipulasi Faktur Ekspor-Impor
Prabowo Mundur dari Ketum IPSI Usai 34 Tahun, Fokus ke Tugas Presiden
KPK Tangkap Bupati Tulungagung dalam OTT Kasus Pemerasan
KPK Amankan Bupati Tulungagung dan 12 Pihak Lain dalam OTT, Sita Uang Ratusan Juta