Sabtu siang (11/4/2026) lalu, suasana di Gedung Merah Putih KPK tampak sibuk. Sebanyak 12 orang yang terjaring dalam operasi tangkap tangan lembaga antirasuah itu baru saja tiba. Mereka datang menyusul Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, yang sudah lebih dulu dibawa ke sana di pagi harinya.
Jadi, total sudah 13 orang yang ada di dalam gedung. Dari pantauan di lokasi, rombongan itu tiba persis pukul 13.46 WIB. Mobil-mobil KPK langsung membawa mereka masuk ke basement, menghindari kerumunan dan lobby gedung. Tak satu pun diturunkan di area umum.
“Ketiga belas orang yang dibawa ke Jakarta tersebut, yaitu Bupati yang termasuk 12 orang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, dan satu orang merupakan pihak lainnya,”
Begitu penjelasan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di hari yang sama.
Menurutnya, pemeriksaan intensif segera dilakukan terhadap mereka semua. Nanti, status hukum para pihak ini akan ditentukan oleh penyidik. “Selanjutnya para pihak tersebut akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung KPK Merah Putih,” imbuh Budi.
Operasi ini sendiri sebelumnya telah menjerat Gatut dan 15 orang lain. Yang menarik, KPK juga menyita sejumlah barang bukti. Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, mengaku ada uang tunai yang diamankan. Nilainya? Ratusan juta rupiah.
“Ada (barang yang dibawa), uang ratusan juta,”
Ucap Fitroh singkat saat dikonfirmasi wartawan. Sayangnya, dia tak merinci jumlah pastinya. Sampai saat ini, KPK pun belum membuka perkara apa sebenarnya yang melatarbelakangi penangkapan kelimabelas orang tersebut. Semuanya masih dalam tahap penyelidikan mendalam.
Artikel Terkait
Kementan Pastikan Stok Hewan Kurban 2026 Surplus 800 Ribu Ekor, Pasokan Capai 3,2 Juta
Juventus Gagal ke Liga Champions, CEO Konfirmasi Rencana Jual Massal Pemain
PT Dahana Catat Laba Bersih Rp509,7 Miliar di 2025, Tumbuh 1,6 Persen
PSM Makassar Kembali Kena Sanksi FIFA Akibat Tunggakan Gaji Pemain