Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, tampil membela Shayne Pattynama. Pemain naturalisasi itu baru-baru ini jadi sasaran kritik pedas dari seorang pengamat sepak bola. Souza dengan tegas menyatakan bahwa Shayne punya potensi besar dan tetap penting buat skuad Macan Kemayoran musim ini.
Kritik itu sendiri datang dari pengamat Binder Singh. Ia menyoroti penampilan Shayne usai Persija tumbang 2-3 dari Bhayangkara FC di pekan ke-26 Liga Super 2025-2026. Kata-kata Binder keras, bahkan menyebut pemain 27 tahun itu "tidak bisa bermain sama sekali".
Padahal, waktu bermain Shayne dalam laga itu tak banyak. Ia baru masuk di menit ke-77, menggantikan Dony Tri Pamungkas. Sayang, momen itu justru berujung pahit. Banyak yang menilai Shayne bertanggung jawab atas gol kemenangan Bhayangkara yang dicetak Moussa Sidibe di menit 90 5.
Menariknya, Souza mengaku tak tahu soal kritikan itu. "Tidak, saya tidak mengetahui hal itu," ujarnya dalam konferensi pers Jumat (10/4/2026). Meski begitu, ia jelas tak sepakat. "Saya pikir Shayne juga memiliki potensi yang besar," tegas sang pelatih asal Brasil itu.
Memang, posisi Shayne di tim saat ini tak mudah. Ia adalah rekrutan anyar, tapi harus bersaing ketat dengan Dony Tri Pamungkas di sektor bek kiri. Dony, yang masih 21 tahun, sedang dalam performa puncak. Wajar kalau beberapa orang mulai mempertanyakan kualitas Shayne.
Artikel Terkait
KPK Tangkap Bupati Tulungagung dalam Operasi Tangkap Tangan
Sekretaris Kabinet Kritik Inflasi Pengamat dan Data yang Keliru
Transaksi QRIS di Luar Negeri Tumbuh 28%, ALTO Tambah 3 Negara Mitra Baru
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Yield Total Tembus 10,1%