FAO punya analisis menarik soal ini. Mereka menyoroti harga minyak sawit internasional yang meroket ke level tertinggi sejak pertengahan 2022.
Intinya, efek domino dari harga minyak mentah yang naik tajam benar-benar terasa di sini.
Di sisi lain, komoditas daging juga tak ketinggalan. Indeksnya naik 1,0 persen bulanan, dan secara tahunan tercatat melambung 8,0 persen ke angka 127,7 poin. Lain cerita dengan susu. Meski naik 1,2 persen dalam sebulan menjadi 120,9 poin, posisinya masih jauh lebih rendah tepatnya turun 18,7 persen jika dibandingkan dengan Maret tahun sebelumnya.
Jadi, gambaran besarnya cukup jelas. Gejolak geopolitik di satu wilayah, sekali lagi, berhasil menggoyang stabilitas harga pangan di seluruh dunia. Tren naik ini, tentu saja, jadi sinyal yang perlu diwaspadai.
Artikel Terkait
SBY Desak PBB Tarik Pasukan Perdamaian dari Zona Perang di Lebanon
JK Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Besok Terkait Tuduhan Pendanaan Isu Ijazah Jokowi
JK Bantah Keras Tudingan Sebagai Dalang Pendanaan Pengusutan Ijazah Jokowi
Bhayangkara FC Kalahkan Persija 3-2 dalam Laga Dramatis Berkat Dua Gol Moussa Sidibe