Bandar Lampung masih gerah, Minggu sore itu. Tapi suara di Stadion Sumpah Pemuda justru makin membara menyaksikan drama comeback spektakuler. Bhayangkara FC, sang tuan rumah, berhasil membalikkan keadaan untuk mengalahkan Persija Jakarta dengan skor telak 3-2. Laga pekan ke-26 Super League 2025-2026 ini benar-benar tak terlupakan.
Yang menarik, kemenangan itu datang di detik-detik terakhir. Hampir saja pertandingan ini berakhir imbang.
Namun begitu, Moussa Sidibe punya cerita lain. Di menit ke-94 injury time, striker andalan itu melepaskan sepakan terukur dari luar kotak penalti. Bola melengkung, mengecoh bek kiri Persija, lalu membentur jala gawang Cyrus Margono. Itulah gol kemenangan yang memastikan tiga poin penuh tetap di Lampung.
Padahal, jalan menuju kemenangan itu sama sekali tidak mulus. Persija langsung tampil beringas sejak bola pertama digulirkan. Hanya butuh satu menit bagi Rayhan Hannan untuk membobol gawang Aqil Savik. Gol cepat itu tercipta dari sundulan terukurnya, membuat Macan Kemayoran langsung unggul 1-0 dan sempat mendominasi serangan sayap.
Tapi Bhayangkara tak tinggal diam. Mereka pelan-pelan bangkit. Dan di menit ke-28, Sidibe untuk pertama kalinya membahana. Ia memanfaatkan umpan matang dari Putu Gede untuk menyamakan kedudukan. 1-1. Setelah itu, permainan lebih seimbang, meski tak ada gol tambahan hingga turun minum.
Babak kedua malah lebih panas. Persija mencoba mengambil alih lagi, namun situasi berubah drastis setelah Jordi Amat diganjar kartu kuning kedua. Ia harus meninggalkan lapangan, memaksa Persija bertahan dengan sepuluh pemain sejak menit ke-55.
Logikanya, Bhayangkara yang dapat angin. Tapi sepak bola memang tak pernah bisa ditebak. Alih-alih kebobolan, skuad asuhan Mauricio Souza itu malah kembali unggul! Fabio Calonego sukses mengeksekusi tendangan bebas cantik di menit ke-62. 2-1 untuk tamu. Stadion sempat hening.
Tekanan Bhayangkara makin menjadi. Serangan demi serangan dilancarkan, dan usaha itu akhirnya terbayar di menit ke-86. Dendy Sulistyawan, yang baru masuk, berhasil menyodok bola ke gawang Persija. 2-2! Semangat tim dan suporter langsung meledak.
Momentum sepenuhnya di tangan tuan rumah. Di tengah desakan keras itulah Sidibe kembali menjadi pahlawan, mengakhiri drama dengan gol kemenangannya yang kedua.
“Ini kemenangan untuk semua. Pemain menunjukkan hati dan tidak pernah menyerah,” ujar pelatih Bhayangkara, Paul Munster, usai laga.
Di sisi lain, pelatih Persija, Mauricio Souza, terlihat kecewa. “Kami memimpin dua kali, tapi kurang cerdas mengelola pertandingan, terutama setelah kartu merah. Ini pelajaran pahit,” katanya.
Berikut susunan pemain yang turun:
Bhayangkara FC (4-3-3): Aqil Savik (GK), Putu Gede, Leo, Nehar Sadiki, Frengky Missa (Firza Andika 54'), Wahyu Subo Seto (Dendi Sulistyawan 73'), Moises (Sani Rizki Fauzi 73'), Teuku Ichsan (Sho Yamamoto 64'), Moussa Sidibe, Cedric Henry, Privat Mbarga.
Pelatih: Paul Munster
Persija (5-3-2): Cyrus Margono (GK), Rizky Ridho, Paulo Ricardo, Jordi Amat, Dony Tri Pamungkas, Thales (Bruno Tubarao 61'), Allano, Jean Mota (Van Basty Sousa 54'), Fabio Calonego, Rayhan Hannan, Gustavo Almeida (Eksel Runtukahu 54').
Pelatih: Mauricio Souza
Artikel Terkait
Polisi: Uang Hasil Curanmor di Kalideres Dipakai Beli Sabu
Pakistan Sebut Kesepakatan AS-Iran Semakin Dekat, Minta Tiongkok Perkuat Peran Diplomasi
Pemprov DKI Jakarta Turun Tangan Usai Viral Dugaan Prostitusi Anak di Lokasari
Mayoritas Warga Kanada Nilai AS di Jalur yang Salah, Survei Ungkap Kekhawatiran Eksternal