Menpar yakin, dengan kolaborasi yang solid antar lembaga dan dukungan DPR, sektor pariwisata bisa tetap resilient menghadapi tantangan global. Keyakinan itu dapat respons dari anggota dewan.
Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Daulay, mengapresiasi langkah mitigasi yang diambil. Tapi, dia tetap mendesak agar konektivitas untuk wisatawan nusantara juga dikuatkan di tengah ketidakpastian ini.
Sementara itu, Anggota Komisi VII Putra Nababan punya catatan lain. Dia mengingatkan pemerintah untuk jeli mempelajari perubahan perilaku wisatawan, baik yang datang dari jarak jauh maupun menengah. Dia juga mendesak keras penghapusan ego sektoral.
“Pemberlakuan bebas visa bagi turis China dan Australia itu perlu segera. Biar sektor pariwisata kita makin kuat,” tegas Nababan.
Jadi, meski ada ancaman dari konflik yang terjadi ribuan kilometer jauhnya, upaya untuk menyelamatkan target pariwisata nasional terus bergulir. Strateginya disesuaikan, fokusnya dialihkan, tapi semangatnya tetap sama: agar Indonesia tetap jadi destinasi yang menarik di mata dunia.
Artikel Terkait
Menpar Genjot Strategi Pivot Pasar Wisata Hadapi Tekanan Global
Bayi Perempuan Ditemukan Tewas dalam Plastik, Pesan Tolong Dimakamkan Anakku Syalwa Tertempel
Pemerintah dan BUMN Bangun 800 Rusun di Senen dan Tanah Abang untuk Warga Bantaran Rel
Indonesia Desak Investigasi PBB Usai Insiden Tewaskan Prajurit Perdamaian di Lebanon