Gubernur DKI Tegaskan WFH Tak Berlaku untuk Pegawai Pelayanan Publik

- Rabu, 01 April 2026 | 15:00 WIB
Gubernur DKI Tegaskan WFH Tak Berlaku untuk Pegawai Pelayanan Publik

JAKARTA - Kebijakan work from home atau WFH bagi ASN DKI Jakarta ternyata punya banyak pengecualian. Gubernur Pramono Anung menegaskan, aturan ini tak berlaku bagi pegawai yang bergerak di sektor pelayanan publik. Tujuannya jelas: supaya layanan untuk masyarakat tidak terganggu.

Jadi, jangan bayangkan semua pegawai pemprov bisa kerja dari rumah. Ambil contoh tenaga kesehatan atau petugas pemadam kebakaran. Mereka harus tetap masuk seperti biasa, tanpa ada hari pengganti libur.

"Mengenai para petugas yang bekerja misalnya di kesehatan, di damkar dan sebagainya apakah kemudian digantikan dengan hari lain? Nggak. Mereka tetap yang tidak mendapatkan privilege untuk bisa work from home," tegas Pramono di Balai Kota, Rabu (1/4/2026).

Ia bahkan menyebut dirinya dan jajarannya juga tak kena aturan WFH. "Termasuk wartawan nggak ada work from home," ujarnya sambil tertawa.

Nah, bagi ASN yang memang mendapat jatah WFH, Pramono punya pesan keras. Ia mengingatkan agar kebijakan ini tidak disalahgunakan. Bahkan, ia secara khusus melarang pegawainya bekerja dari kafe saat hari WFH di Jumat.

"Mengenai work from cafe atau manapun, kalau itu terjadi maka pasti akan ada sanksi tindakan yang tegas untuk itu," kata dia.

Memang, bentuk sanksinya seperti apa belum dijelaskan detail. Tapi Pramono bilang, yang jelas akan ada proses pembinaan bagi yang kedapatan melanggar.

Kebijakan ini sendiri muncul menyusul surat keputusan dari pemerintah pusat. Namun begitu, Pemprov DKI merasa perlu membuat penyesuaian. Intinya, layanan yang vital bagi warga harus tetap berjalan.

"Maka ada beberapa pengecualian yang tidak diikutkan dalam WFH," jelas Pramono. "Misalnya para pejabat tingkat Madya, Pratama, kemudian juga hal yang berkaitan dengan pelayanan publik seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, Kesehatan, Gulkarmat, Damkar, maka akan tetap bertugas seperti biasa."

Jadi, sementara sebagian pegawai bisa menikmati kerja dari rumah, yang lain harus siap sedia di lapangan. Semua demi memastikan kota ini tetap berdenyut.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar