Pasangan Guru dan Buruh di Tegal Tewas, Diduga Depresi Pasca Jadi Korban Penipuan WA

- Selasa, 31 Maret 2026 | 00:50 WIB
Pasangan Guru dan Buruh di Tegal Tewas, Diduga Depresi Pasca Jadi Korban Penipuan WA

Begitu masuk, pemandangan mengerikan langsung menyambut. Musripah terbaring tak bergerak di tempat tidur. Di lehernya terlihat memar. Mereka pun langsung menghubungi pihak berwajib.

Setelah tim identifikasi tiba dan memproses TKP, kejutan lain menunggu. Di kamar mandi, Makmuri ditemukan sudah meninggal. Ia menggantung diri menggunakan ikat pinggangnya sendiri. Tak jauh dari situ, sebuah pisau juga tergeletak.

Namun begitu, ada fakta lain yang perlahan terungkap dan cukup mengejutkan. Menurut Ketua RT setempat, Mufti Ardiya Anggiantoro, di dekat jasad Musripah ditemukan catatan tabungan siswa.

Rupanya, Musripah lah yang mengelola uang tabungan murid-murid TK tempatnya mengabdi. Dan belakangan diketahui, ia baru saja menjadi korban penipuan lewat WhatsApp. Uang sebesar Rp21 juta raib begitu saja dari rekeningnya.

Pasangan ini dikenal sebagai sosok yang pendiam. Mereka jarang sekali bergaul dengan tetangga sekitar. Tragedi pilu ini, di sisi lain, jadi pengingat yang keras bagi kita semua. Dampak psikologis dari kejahatan siber ternyata bisa sangat menghancurkan, merenggut nyawa dan memutus harapan.

Jika Anda atau orang terdekat mengalami tekanan emosional berat, jangan ragu untuk mencari bantuan. Hubungi tenaga profesional kesehatan mental atau layanan konseling terdekat.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar