Pemerintah Indonesia memberikan penghormatan tertinggi untuk seorang prajurit TNI yang gugur di Lebanon. Ia tewas dalam serangan yang menimpa pasukan penjaga perdamaian PBB. Namanya Praka Farizal Rhomadhon, dari Yonif 113/JS. Tak hanya satu korban jiwa, serangan di Lebanon Selatan itu juga melukai tiga anggota TNI lainnya.
Momen duka ini disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Sugiono. Saat itu, dia sedang mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja di Tokyo, Jepang.
“Kita beri penghormatan yang setinggi-tingginya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada prajurit kita yang gugur,” ujar Sugiono, Senin (30/3/2026).
Dia menegaskan, pengorbanan prajurit-prajurit ini bukanlah hal sia-sia. Menurutnya, mereka telah menunjukkan profesionalisme yang luar biasa di medan misi internasional. Tindakan mereka, kata dia, mengharumkan nama bangsa sekaligus menjalankan tugas kemanusiaan yang sangat mulia.
“Memberikan yang terbaik bukan hanya bagi nama harum dan nama baik bangsa dan negara, tetapi juga menjalankan misi kemanusiaan yang sangat penting bagi perdamaian dan kelangsungan hidup manusia,” ungkapnya.
Artikel Terkait
Wamenhub: Ketegangan Timur Tengah Alihkan Tren Liburan WNI dari Eropa ke Asia
Bank QNB Indonesia Catat Pertumbuhan Kredit 18% dan Perbaikan NPL di 2025
BSI Salurkan Zakat Perusahaan dan Karyawan Rp289 Miliar, Pertahankan Posisi Penyumbang Terbesar
Kemenpar Alihkan Fokus Pasar ke Asia Timur dan ASEAN Imbas Konflik Timur Tengah