Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, punya kabar menarik soal tren liburan orang Indonesia belakangan ini. Ternyata, situasi panas di Timur Tengah tepatnya ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel bikin banyak orang mengubah rencana jalan-jalan mereka. Alih-alih ke Eropa, mereka sekarang lebih memilih Asia.
Di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (1/4/2026) lalu, Suntana menjelaskan hal ini. Memang, operasional penerbangan di dalam dan luar negeri secara umum nggak terlalu terdampak signifikan. Tapi soal pilihan destinasi, itu lain cerita.
“Memang beberapa penerbangan yang melewati zona larangan terbang karena perang tentu kita evaluasi, karena memang sangat membahayakan,” ujarnya.
Nah, dampaknya langsung terasa. Menurut Suntana, kondisi geopolitik ini memicu pergeseran tren yang cukup jelas. Banyak yang awalnya ngotot mau ke Paris atau Roma, akhirnya beralih ke destinasi lain yang dirasa lebih aman.
“Memang kemarin ada perpindahan tujuan itu, teman-teman yang dulu mendaftar Eropa untuk liburan itu, kemarin itu geser karena memang pesawatnya dapat alami zona terbang, jadi geser liburannya ke wilayah China, Jepang, dan lain-lain,” tambahnya.
Bagaimana dengan ibadah? Tenang saja.
Suntana memastikan penerbangan untuk umrah dan haji tetap berjalan lancar meski situasi di kawasan Timur Tengah sedang bergejolak. “Tapi syukur alhamdulillah, beberapa kegiatan saudara-saudara kita memberangkatkan ibadah umrah dan haji tetap berjalan,” katanya.
Yang menarik, situasi ini rupanya membawa angin segar untuk pariwisata dalam negeri. Di sisi lain, Suntana melihat ada hikmahnya. Destinasi lokal seperti Bali justru kebanjiran tamu.
“Dan hikmahnya ternyata kunjungannya bu (Wakil) Menteri Pariwisata ramai-ramai ke kampung halaman beliau di Bali, penuh sekali. Bergeser gitu ya,” pungkasnya dengan nada optimis.
Jadi, sementara langit di rute tertentu mencekam, bumi pertiwi justru makin ramai disambangi. Sebuah perubahan arah yang tak terduga.
Artikel Terkait
PSG Kuasai Daftar Gaji Tertinggi Ligue 1, 16 Pemain Masuk 30 Besar
MUI Nyatakan Pembelian Hewan Kurban Presiden Prabowo Pakai APBN Sah Secara Syariat
MUI: Penggunaan APBN untuk Hewan Kurban Presiden Tidak Melanggar Syariat Islam
PNM Salurkan Daging Kurban ke 500 Penerima Manfaat di 18 Cabang