Indonesia dan Jepang Perkuat Kemitraan Pariwisata dengan MoC Pertama

- Senin, 30 Maret 2026 | 18:35 WIB
Indonesia dan Jepang Perkuat Kemitraan Pariwisata dengan MoC Pertama

Menariknya, penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang, yang tentu saja memberi nuansa dan bobot politik tersendiri.

Lalu, apa saja yang akan dikerjakan? Ruang lingkup MoC ini cukup komprehensif. Mulai dari promosi bersama di pameran internasional, pengembangan produk wisata seperti wellness, kuliner, bahari, hingga ekowisata. Juga ada kerja sama pengelolaan destinasi berkelanjutan, desa wisata, hingga pelibatan sektor swasta seperti maskapai penerbangan dan agen perjalanan.

Tak ketinggalan, pengembangan SDM lewat pelatihan, kerja sama di bidang MICE, penguatan konektivitas udara, peluang investasi, dan yang tak kalah penting: peningkatan perlindungan dan keamanan bagi para wisatawan.

Nantinya, semua rencana ambisius ini akan diwujudkan oleh sebuah Joint Working Group (JWG). Kelompok kerja gabungan inilah yang bertugas menyusun rencana aksi konkret dan memantau pelaksanaannya dari waktu ke waktu.

Acara penandatanganan MoC sendiri berlangsung khidmat. Diawali dengan pertemuan bilateral tertutup antara kedua menteri, lalu dilanjutkan dengan upacara penandatanganan, sesi foto, dan ditutup dengan pertukaran cenderamata sebagai simbol persahabatan.

Pada akhirnya, melalui MoC ini, Indonesia dan Jepang bukan cuma sekadar menambah satu dokumen kerja sama. Mereka sedang menegaskan komitmen untuk membangun kolaborasi yang inovatif, saling menguntungkan, dan yang paling penting berkelanjutan. Tujuannya jelas: mendongkrak angka kunjungan sekaligus mempererat hubungan antar masyarakat kedua negara. Langkah awal sudah diambil. Sekarang, tinggal eksekusinya.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar