Sebagai pembanding, Brasil kerap jadi rujukan. Negeri Samba itu sudah jauh lebih dulu menerapkan campuran etanol tinggi, bahkan ada yang mencapai E27 hingga E37. Nah, Indonesia sendiri nampaknya ingin lompat lebih jauh. Alih-alih bertahap, langsung menargetkan mandatori E20.
“Karena pangan selesai, kita beralih ke energi,” jelasnya.
Amran menegaskan, langkah ini adalah bentuk keberanian. Sebuah keputusan strategis yang digagas pimpinan. “Dan ini sesuatu keberanian Bapak Presiden mengambil langkah-langkah strategis dan fundamental untuk Merah Putih. Ini bukan untuk 10 tahun, tapi ini untuk 1.000 tahun. Dan fundamentalnya kita pasang sekarang,” tutup Amran.
Jadi, inilah upaya nyata yang sedang digeber. Sebuah terobosan yang diharapkan bisa menjawab tantangan krisis sekaligus membangun pondasi energi mandiri untuk waktu yang sangat lama.
Artikel Terkait
Nadiem Soroti Penggunaan SPT Pajak Pribadi sebagai Barang Bukti di Sidang Korupsi Chromebook
Komisi Yudisial Buka Pendaftaran 14 Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc
Serangan di Lebanon Selatan Tewaskan Satu Prajurit TNI, Indonesia Kecam Keras
AHY dan Annisa Pohan Sambut Kelahiran Anak Kedua, Laki-laki