Delapan Dapur Gizi di Tulungagung Ditutup Sementara Diduga Langgar SOP dan Terkait Keracunan

- Senin, 30 Maret 2026 | 05:15 WIB
Delapan Dapur Gizi di Tulungagung Ditutup Sementara Diduga Langgar SOP dan Terkait Keracunan

“Hasil uji laboratorium sudah kami kirim ke pusat, namun masih dalam tahap analisis sehingga belum bisa kami sampaikan,” ujar Sebrina.

Nah, buat kedelapan dapur yang kena suspend itu, ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Mereka diwajibkan melakukan evaluasi total. Mulai dari mengecek ulang penerapan SOP sampai memperbaiki sarana prasarana sesuai arahan Dinas Kesehatan. BGN tampaknya tak mau main-main.

Di sisi lain, momentum evaluasi ini juga dipakai untuk meninjau ulang kualitas distribusi MBG selama Ramadhan kemarin. Banyak keluhan dari masyarakat yang sampai ke telinga mereka.

“Kejadian sebelumnya menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas menu, sarana prasarana, dan sumber daya manusia ke depan,” tegas Sebrina.

Ke depan, rencananya BGN punya dua fasa. Tahun 2025 nanti, fokusnya adalah menambah jumlah dapur SPPG. Baru setelah itu, di 2026, upaya akan dialihkan untuk meningkatkan kualitas layanan secara keseluruhan. Sebuah langkah berjenih, setelah ditemukan titik lemah dalam sistem yang ada.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags