Bekasi, 29 Maret 2026 – Gelombang arus balik Lebaran di Jalan Layang MBZ akhirnya menunjukkan tanda-tanda melandai. Ini terjadi pada Sabtu kemarin, atau tepat di hari ketujuh setelah Idulfitri. Meski begitu, pergerakan kendaraan menuju Jakarta masih terbilang padat.
Menurut Desti Anggraeni, GM Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek, penurunan arus sudah mulai terlihat. "Banyak kendaraan yang sebenarnya sudah kembali sejak hari-hari sebelumnya," ujarnya di Bekasi, Minggu (29/3).
Data dari H 7 Lebaran cukup berbicara. Sebanyak 35.120 kendaraan tercatat meluncur ke arah Jakarta. Angka itu naik signifikan, sekitar 29,3 persen, dibanding arus normal yang biasanya hanya 27.161 kendaraan. Jadi, meski landai, gelombang balik belum benar-benar usai.
Di sisi lain, gambaran sebaliknya justru terjadi. Kendaraan yang meninggalkan Ibu Kota mencatatkan penurunan drastis, hanya 20.036 unit. Itu artinya turun 33,76 persen dari lalu lintas biasa.
"Ini jelas indikasi bahwa pergerakan keluar Jakarta sudah mereda," kata Desti. "Puncak arus balik utama tampaknya sudah kita lewati."
Artikel Terkait
Kepatuhan LHKPN DPR Terendah, Hanya 55,14% yang Lapor
Paus Leo XIV Tegaskan Tuhan Menolak Doa Para Pencetus Perang
Rudal Iran Hantam Pabrik Kimia di Beersheba, Kebakaran Hebat Meluas
Diplomat Rusia Yakin Iran Akan Transparan Soal Insiden Radiasi