Diplomat Rusia Yakin Iran Akan Transparan Soal Insiden Radiasi

- Senin, 30 Maret 2026 | 02:30 WIB
Diplomat Rusia Yakin Iran Akan Transparan Soal Insiden Radiasi

Dari Wina, ada pernyataan menarik dari diplomat Rusia soal keamanan nuklir Iran. Mikhail Ulyanov, perwakilan tetap Rusia untuk organisasi internasional di kota itu, menyatakan keyakinannya bahwa Iran akan bertindak transparan terkait insiden radiasi.

Dalam wawancara dengan RIA Novosti, Ulyanov bicara blak-blakan.

"Soal kontaminasi radiasi, sebenarnya Iran punya lembaga-lembaganya sendiri yang rutin mengukur tingkat radiasi. Kalau sampai melebihi batas, saya yakin mereka akan beri tahu Sekretariat IAEA. Kita bisa percaya itu," ujarnya.

Dia tak sekadar berasumsi. Ulyanov mengingatkan bahwa misi diplomatik Iran untuk IAEA masih aktif bekerja. Kontak antara Tehran dan badan atom PBB itu, katanya, tetap terjalin dengan baik di Wina.

Sebagai bukti, diplomat kawakan itu menyebutkan contoh konkret.

"Iran lah pihak pertama yang melaporkan serangan terhadap PLTN Bushehr dan fasilitas Natanz. Informasi itu mereka sampaikan langsung ke Sekretariat. Dan kebiasaan seperti itu, menurut saya, akan terus mereka lakukan bila diperlukan," imbuhnya.

Latar belakang pernyataan ini tentu saja panas. Memasuki akhir Februari lalu, serangan AS dan Israel mengguncang sejumlah target di Iran, termasuk di Tehran. Kerusakan dan korban jiwa sipil pun berjatuhan.

Iran tak tinggal diam. Mereka membalas dengan menyerang target militer Israel dan fasilitas militer AS yang berada di kawasan Timur Tengah. Situasinya mencekam, dan kekhawatiran akan keselamatan instalasi nuklir pun mengemuka.

Di tengah ketegangan itulah, jaminan dari seorang diplomat seperti Ulyanov mencoba memberi sedikit pencerahan. Meski begitu, dunia internasional pasti tetap akan menunggu bukti nyata di lapangan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar