Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sudah memberi sinyal. Pertemuan tingkat tinggi ini diharapkan bisa jadi momentum penting.
"Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang," kata Teddy.
"Ada beberapa kerja sama di bidang investasi, energi, kelautan, dan digital."
Jadwal Presiden Prabowo di Tokyo pun padat. Selain pertemuan kenegaraan dengan Kaisar Naruhito, juga ada serangkaian pembicaraan bilateral dengan pemerintah Jepang. Semua ini, kalau kita lihat, adalah bagian dari upaya diplomasi Indonesia yang semakin aktif. Tujuannya jelas: memperkuat posisi kita di kawasan Asia Timur, yang ekonominya terus bergerak dinamis.
Jadi, lawatan ini bukan sekadar kunjungan biasa. Ada banyak harapan yang dibawa, terutama untuk menyambung dan mengembangkan kerja sama lama menjadi sesuatu yang lebih berarti. Kita lihat saja hasilnya nanti.
Artikel Terkait
Paus Leo XIV Tegaskan Tuhan Menolak Doa Para Pencetus Perang
Rudal Iran Hantam Pabrik Kimia di Beersheba, Kebakaran Hebat Meluas
Diplomat Rusia Yakin Iran Akan Transparan Soal Insiden Radiasi
DKI Jakarta Siapkan Aturan Ketat Penggunaan Gawai di Sekolah