Pertemuan dengan PM Takaichi ini diharapkan jadi momen strategis. Kedua negara punya banyak hal untuk diperkuat, mengingat hubungan bilateral mereka sudah berjalan 68 tahun. Kerja sama yang terjalin selama ini cukup komprehensif, merambah ekonomi, politik, hingga sosial budaya. Dan dalam beberapa tahun terakhir, dinamikanya terus menunjukkan tren yang positif.
"Ada beberapa kerja sama di bidang investasi, energi, kelautan, dan digital," tambah Teddy, merinci potensi pembahasan.
Setelah dari Jepang, perjalanan diplomasi ini belum berakhir. Rencananya, Presiden dan rombongan akan segera terbang lagi.
"Usai menyelesaikan rangkaian kunjungan di Jepang, Presiden Prabowo dan rombongan dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Republik Korea untuk melaksanakan kunjungan berikutnya," pungkasnya.
Jadi, kunjungan ke Tokyo ini hanyalah bagian pertama dari serangkaian diplomasi di Asia Timur. Semua mata kini tertuju pada hasil pertemuan-pertemuan penting tersebut.
Artikel Terkait
Prabowo dan Menteri ESDM Bahas Kerja Sama Energi Bersih dengan Jepang
Kebakaran Pabrik Plastik di Gunung Putri Diduga Dipicu Sambaran Petir
Warga Sukarendah Antre Dini Hari untuk Bantuan Beras dan Minyak Goreng
KemenHAM Pantau Ketat Pemulihan Mata Aktivis Andrie Yunus Usai Disiram Zat Kimia