Di tengah wacana penerapan kerja dari rumah bagi ASN, Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan jaminan. Layanan kepada masyarakat, kata dia, tetap jadi prioritas utama dan tidak akan mengalami gangguan. Hal itu disampaikannya di kantor Kemensos, Jakarta, pada Rabu lalu.
"Prioritas kami adalah yang penting layanannya tidak terganggu," tegas Gus Ipul, panggilan akrabnya.
Menurutnya, kunci utamanya adalah pembagian tugas yang tepat antara staf yang bekerja di kantor (WFO) dan yang di rumah (WFA). "Jadi layanan untuk masyarakat tidak terganggu, tetapi kita juga bisa berbagi untuk WFO dan WFA-nya ya," tambahnya.
Soal teknis pelaksanaannya, Gus Ipul mengaku Kemensos sebenarnya sudah mempersiapkan diri. Mereka bahkan telah menjalankan simulasi untuk mengantisipasi skenario kerja jarak jauh ini. Namun begitu, keputusan final tetap menunggu instruksi resmi dari Kementerian PAN-RB yang sedang menyusun aturan mainnya.
Artikel Terkait
Target Juni 2026, Pembangunan Tahap II Sekolah Rakyat Masih Tersisa 105 Sekolah
Kepala BAIS TNI Letjen Yudi Abrimantyo Lengser, Terkait Kasus Penyiraman Aktivis
Mendagri Tito Karnavian Minta Pemda Hemat Anggaran, Prioritas untuk Kepentingan Publik
Jasa Marga Beri Diskon 30% Tarif Tol di Sembilan Ruas untuk Arus Balik Lebaran