Uniknya, sehari kemudian mutasi itu dibatalkan. Agus Subiyanto mengeluarkan SK baru yang mengembalikan Kunto ke posisinya. Hingga kini, dia masih bertahan sebagai Pangkogabwilhan I.
2. Marsdya TNI Khairil Lubis (Pangkogabwilhan II)
Khairil naik jabatan di pertengahan 2024, menggantikan Marsdya TNI Tonny Harjono yang jadi KSAU. Dia alumni Akademi Angkatan Udara 1990.
Kariernya banyak dihabiskan di jajaran TNI AU. Pernah jadi Komandan Skuadron 12, Komandan Wing Pendidikan Terbang, hingga Komandan Lanud Roesmin Nurjadin. Setelah itu, dia menduduki sejumlah posisi penting seperti Panglima Komando Operasi Udara I dan Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional.
Jalurnya terus menanjak. Sebelum akhirnya memimpin Kogabwilhan II, dia sempat menjabat Asops dan Aslog KSAU. Posisi terbarunya ini sekaligus mengantarnya menyandang pangkat bintang tiga.
3. Mayjen TNI Lucky Avianto (Pangkogabwilhan III)
Inilah nama baru yang muncul dari mutasi Maret 2026. Lucky, lulusan terbaik Akmil 1996, mengambil alih posisi Bambang Trisnohadi yang juga lulusan terbaik dari Akmil 1993.
Jejaknya mentereng, terutama di satuan-satuan tempur. Lulusan SMA Taruna Nusantara angkatan pertama ini memulai karier di Korps Baret Merah, Kopassus. Dia pernah menjabat sebagai Komandan Peleton hingga Komandan Kompi di Grup 2.
Dari Kopassus, Lucky merasakan komando di pasukan infanteri sebagai Danyonif 400/Raider dan 500/Raider. Sempat memimpin teritorial sebagai Dandim di Bangkalan, sebelum akhirnya kembali ke markas Kopassus di Cijantung.
Kariernya terus melesat. Dia pernah jadi Asisten Operasi Danjen Kopassus, lalu Komandan Grup 1/Para Komando. Puncaknya, dia dipercaya sebagai pangdam pertama di Papua Selatan. Pengalaman lapangan di Papua sudah tak diragukan lagi pernah memimpin Koops Habema sehingga tugas barunya sebagai Pangkogabwilhan III sepertinya bukan hal yang asing baginya.
Artikel Terkait
Trump Sebut Perundingan dengan Pemimpin Iran Berikutnya, Teheran Bantah
Kemhan dan TNI Terapkan Efisiensi BBM untuk Antisipasi Gejolak Global
Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Halmahera Selatan, Belum Ada Laporan Kerusakan
Dubes Arab Saudi di Jakarta: Tak Akan Ragu Ambil Langkah Tegas Jika Kerajaan Terancam