Cuaca ekstrem kembali menunjukkan amukannya di Nusa Tenggara Timur. Senin (23/3) lalu, warga Kelurahan Mebba, Kabupaten Sabu Raijua, dikejutkan oleh hujan deras yang tiba-tiba disertai angin puting beliung. Peristiwa itu singkat, tapi dampaknya ternyata cukup signifikan.
Menurut Kapolres Sabu Raijua, AKBP Paulus Naatonis, angin itu datang begitu tiba-tiba.
Dari pantauan di lokasi, gudang utama milik PT Nataga Raihawu Industri (NRI) menjadi bangunan yang paling parah terdampak. Bangunan berukuran 20x50 meter itu roboh rata dengan tanah. Seng-seng atapnya beterbangan, ada yang terbawa angin hingga sekitar 300 meter dari lokasi kejadian.
Naatonis memperkirakan kerugian dari gudang utama itu saja mencapai Rp520 juta. Untungnya, sekitar satu ton garam yang ada di dalamnya berhasil diamankan oleh pengelola.
Artikel Terkait
Trump Sebut Perundingan dengan Pemimpin Iran Berikutnya, Teheran Bantah
Kemhan dan TNI Terapkan Efisiensi BBM untuk Antisipasi Gejolak Global
Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Halmahera Selatan, Belum Ada Laporan Kerusakan
Dubes Arab Saudi di Jakarta: Tak Akan Ragu Ambil Langkah Tegas Jika Kerajaan Terancam