Namun begitu, bukan hanya perusahaan yang merasakan kerugian. Warga sekitar juga ikut menanggung akibatnya.
Gudang penyimpanan bahan bangunan milik seorang warga, Donserses Nara Lulu, juga rusak setelah atapnya diterbangkan angin. Kerugiannya ditaksir sekitar Rp3,5 juta. Sementara itu, teras dan dapur rumah Anjas Padji Kana turut mengalami kerusakan dengan nilai kerugian kurang lebih Rp3 juta.
Menyikapi kejadian ini, pihak kepolisian sudah bergerak cepat. Mereka telah mendata kerusakan, mengidentifikasi besaran kerugian, dan tentu saja membuat laporan resmi. Paulus Naatonis juga tak lupa mengingatkan warga.
Imbauan itu rasanya sangat relevan. Cuaca akhir-akhir ini memang sulit ditebak, dan bencana seperti ini bisa datang sewaktu-waktu tanpa aba-aba.
Artikel Terkait
Trump Sebut Perundingan dengan Pemimpin Iran Berikutnya, Teheran Bantah
Kemhan dan TNI Terapkan Efisiensi BBM untuk Antisipasi Gejolak Global
Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Halmahera Selatan, Belum Ada Laporan Kerusakan
Dubes Arab Saudi di Jakarta: Tak Akan Ragu Ambil Langkah Tegas Jika Kerajaan Terancam