JAKARTA – Duka masih menyelimuti keluarga Mpok Nori. Kematian tragis cucunya, Dwintha Anggary atau yang akrab disapa Anggi, terus menyisakan luka. Namun, di balik peristiwa mengerikan itu, perlahan terkuaklah kisah pilu yang sudah berlangsung lama. Bukan cerita baru, melainkan sebuah pola yang sayangnya berakhir fatal.
Menurut sejumlah saksi di lingkungan tempat tinggalnya, Anggi ternyata sudah lama menjadi korban. Pelakunya? Sama. Fuad, pria WNA asal Irak yang disebut sebagai mantan suami siri, diduga kuat telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadapnya. Fakta ini membuat hati publik semakin trenyuh.
Yang lebih memilukan, dalam pernikahan yang penuh gejolak itu, Anggi harus menanggung beban ganda. Keluarga mengungkapkan, ia mengalami keguguran bukan cuma sekali. Tiga kali ia kehilangan janinnya, masing-masing di usia kandungan 3, 6, dan 8 bulan. Cukup berat untuk seorang perempuan.
Ketua RT setempat, Nurgiyanto, membenarkan adanya riwayat KDRT itu. Bahkan, konflik rumah tangga mereka sempat sampai ke meja mediasi warga. “Kami pernah coba damaikan mereka, dudukkan bersama,” ujarnya. Tapi upaya itu rupanya tak membuahkan hasil yang langgeng.
Artikel Terkait
Menhub Tegaskan Aturan Pembatasan Truk Jelang Puncak Arus Balik Lebaran 2026
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts and Nevis, Debut Resmi Pelatih John Herdman
Lebaran di Kota Tua: Ramai Wisatawan dan Cerita Warga yang Pilih Tak Mudik
CEO BlackRock Peringatkan AI Berpotensi Perlebar Kesenjangan Kekayaan