JAKARTA – Duka masih menyelimuti keluarga Mpok Nori. Kematian tragis cucunya, Dwintha Anggary atau yang akrab disapa Anggi, terus menyisakan luka. Namun, di balik peristiwa mengerikan itu, perlahan terkuaklah kisah pilu yang sudah berlangsung lama. Bukan cerita baru, melainkan sebuah pola yang sayangnya berakhir fatal.
Menurut sejumlah saksi di lingkungan tempat tinggalnya, Anggi ternyata sudah lama menjadi korban. Pelakunya? Sama. Fuad, pria WNA asal Irak yang disebut sebagai mantan suami siri, diduga kuat telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadapnya. Fakta ini membuat hati publik semakin trenyuh.
Yang lebih memilukan, dalam pernikahan yang penuh gejolak itu, Anggi harus menanggung beban ganda. Keluarga mengungkapkan, ia mengalami keguguran bukan cuma sekali. Tiga kali ia kehilangan janinnya, masing-masing di usia kandungan 3, 6, dan 8 bulan. Cukup berat untuk seorang perempuan.
Ketua RT setempat, Nurgiyanto, membenarkan adanya riwayat KDRT itu. Bahkan, konflik rumah tangga mereka sempat sampai ke meja mediasi warga. “Kami pernah coba damaikan mereka, dudukkan bersama,” ujarnya. Tapi upaya itu rupanya tak membuahkan hasil yang langgeng.
Artikel Terkait
CEO BlackRock Peringatkan AI Berpotensi Perlebar Kesenjangan Kekayaan
Fabregas Persembahkan Kemenangan Telak Como untuk Almarhum Michael Bambang Hartono
Arus Balik Diprediksi Puncak Besok, Bakauheni Sudah Padat Sejak Hari Ini
Iran Luncurkan Ratusan Rudal ke Tel Aviv dan Pangkasan AS-Inggris di Diego Garcia