Arus Mudik H+1 Lebaran Masih Tinggi, Jasa Marga Imbau Atur Waktu Kepulangan

- Senin, 23 Maret 2026 | 19:50 WIB
Arus Mudik H+1 Lebaran Masih Tinggi, Jasa Marga Imbau Atur Waktu Kepulangan

Arus mudik dari Jabotabek ternyata belum juga reda. Padahal, Lebaran sudah lewat. Hingga hari Minggu kemarin, tercatat masih ada lebih dari 210 ribu kendaraan yang memadati jalan-jalan tol keluar dari wilayah metropolitan itu. Angkanya jauh di atas normal, lho.

Rivan A. Purwantono, si Direktur Utama Jasa Marga, bilang peningkatannya mencapai 57,3 persen. Kalau di hari biasa, kendaraan yang keluar cuma sekitar 133 ribu. Nah, kemarin tembus 210.209 kendaraan.

"Lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek tercatat sebanyak 210.209 kendaraan, meningkat sebesar 57,3 persen dibanding normal 133.637 kendaraan,"

Begitu penjelasan Rivan dalam rilis tertulisnya, Senin (23/3).

Lalu lintas ini terpantau mengalir deras lewat empat gerbang utama: Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Cikupa, dan Merak. Sementara itu, arus sebaliknya kendaraan yang kembali ke Jabotabek masih terlihat lebih sepi. Baru sekitar 170 ribu kendaraan yang masuk, atau masih 2,9 persen lebih rendah dari angka normal.

Nah, melihat kondisi ini, Jasa Marga punya imbauan khusus buat para pemudik. Mereka yang masih menikmati suasana kampung halaman disarankan untuk mulai mengatur waktu kepulangan. Jangan sampai ketemu puncak arus balik nanti.

"Melihat masih tingginya lalu lintas mudik yang meninggalkan wilayah Jabotabek hingga H 1 Lebaran, Jasa Marga mengimbau masyarakat yang saat ini masih berada di kampung halaman untuk mengatur waktu perjalanan kembali ke Jabotabek,"

tutur Rivan.

Kapan sih puncaknya? Diprediksi bakal terjadi dalam dua gelombang. Pertama, besok tanggal 24 Maret. Lalu yang kedua pada akhir pekan, 28 dan 29 Maret. Itu masa-masa yang paling perlu dihindari kalau bisa.

Ada triknya. Bagi yang punya waktu fleksibel, coba deh geser perjalanan pulang di tanggal 25 sampai 27 Maret. Periode itu kan banyak perusahaan nerapin Work From Anywhere (WFA). Jalan pasti lebih lengang.

"Bagi pengguna jalan yang memiliki fleksibilitas waktu, dapat menggeser perjalanan kembali ke Jabotabek periode pemberlakuan Work From Anywhere (WFA) pada Rabu-Jumat (25-27 Maret 2026) agar tidak terjadi kepadatan kendaraan saat puncak arus balik,"

ujar Rivan.

Bonusnya, ada diskon tarif tol 30 persen yang bakal berlaku khusus di tanggal 26 dan 27 Maret itu. Program ini berlaku di sembilan ruas tol Jasa Marga Group, tapi dengan skema perjalanan menerus. Tujuannya jelas, untuk mengurai kepadatan dan membagi arus kendaraan supaya lebih merata.

Rivan juga mengingatkan hal-hal kecil yang sering bikin macet. Misalnya, hindari jam-jam favorit seperti pagi buta atau larut malam. Selain itu, bersiaplah dengan kemacetan ekstra di jalur menuju tempat wisata populer, yang biasanya ramai banget pasca-Lebaran.

"Untuk menghindari penumpukan kendaraan, kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan perjalanan pada waktu-waktu favorit, seperti pagi dan malam hari, serta mengantisipasi potensi kepadatan di jalur menuju destinasi wisata yang umumnya mengalami peningkatan volume lalu lintas pasca perayaan Hari Raya Idulfitri,"

katanya menutup pernyataan.

Jadi, rencanakan perjalanan balikmu dengan bijak. Supaya perjalanan pulang tetap nyaman, dan bebas dari stres macet yang nggak perlu.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar